Studi: Berendam Air Hangat dan Olahraga Beri Manfaat Kesehatan yang Sama

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 02 Juni 2021 | 18:30 WIB
Studi: Berendam Air Hangat dan Olahraga Beri Manfaat Kesehatan yang Sama
Ilustrasi berendam di bath tub (Envato elements by siraphol)

Suara.com - Sebuah studi menemukan berendam lama di bathtub berisi air hangat atau pergi ke sauna bisa memberikan efek yang sama seperti latihan aerobic intensitas rendah hingga sedang, seperti berjalan, jogging, dan bersepeda.

Penelitian bau dari Coventry University telah menemukan bahwa dua aktivitas ini bisa meningkatkan aliran darah, suhu tubuh dan detak jantung, seperti halnya olahraga dan membantu meningkatkan kesehatan kardiovaskular.

Dalam studi tersebut, para relawan menghabiskan jumlah waktu yang sama untuk berendam di bathtub dan bersepeda. Para peneliti menemukan bahwa olahraga lebih baik dalam meningkatkan pengeluaran energi.

Tapi dilansir dari Metro UK, ada peningkatan yang sebanding dalam suhu tubuh inti dan detak jantung ketika seseorang terapi panas dengan berendam atau pergi ke sauna, bila dibandingkan dengan olahraga fisik.

Manfaat lain dari dua aktivitas itu termasuk menurunkan tekanan darah, mengurangi peradangan dan kontrol gula darah yang lebih ketat untuk penderita diabetes tipe 2.

Ilustrasi olahraga. (Unsplash.com/Gursimrat Ganda)
Ilustrasi olahraga. (Unsplash.com/Gursimrat Ganda)

Tapi, perlu diperhatikan bahwa mandi air hangat atau pergi ke sauna tidak akan membantu membakar lemak atau meningkatkan massa otot dan tulang. Kedua aktivitas itu bisa membantu meningkatkan kesehatan pada area tubuh lain.

Artinya, terapi panas seperti berendam di bathtub dan pergi ke sauna adalah pilihan terbaik untuk orang yang lebih tua dan cedera. Charles Steward, seorang penulis studi tersebut mengatakan banyak orang tidak mau olahraga karena kurangnya waktu dan motivasi.

Bagi orang yang lebih tua atau memiliki penyakit kronis, olahraga juga bisa menyebabkan rasa sakit. Karena itu, membatasi olahraga memang hal yang wajar bagi merek.

Meskipun olahraga tetap menjadi cara terbaik untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa mandi di bathtub dan berdiam diri di sauna adalah alternatif lain bagi orang yang tidak mampu olahraga karena alasan jelas.

Penelitian ini juga cukup penting, mengingat hanya 42 wanita dan 34 persen pria yang olahraga selama 150 menit seminggu sesuai rekomendasi.

Terlebih lagi, 1 dari 10 kematian di Inggris diperkirakan terkait dengan gaya hidup yang kurang bergerak. Tentu saja, sering berolahraga serta mandi tidak diragukan lagi merupakan pilihan terbaik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Olahraga Yoga Bantu Atasi Gejala Long Covid-19? Ini Kata Ahli!

Benarkah Olahraga Yoga Bantu Atasi Gejala Long Covid-19? Ini Kata Ahli!

Health | Rabu, 02 Juni 2021 | 15:42 WIB

Ini Alasan Mengapa Olahraga yang Sama Memberikan Manfaat Berbeda Antar Individu

Ini Alasan Mengapa Olahraga yang Sama Memberikan Manfaat Berbeda Antar Individu

Health | Rabu, 02 Juni 2021 | 13:28 WIB

Manfaat Olahraga Malam setelah Makan Makanan Berminyak: Mengurangi Lemak di Tubuh

Manfaat Olahraga Malam setelah Makan Makanan Berminyak: Mengurangi Lemak di Tubuh

Health | Jum'at, 28 Mei 2021 | 19:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB