Virus Corona Covid-19 Strain Delta Telah Menyebar ke 62 Negara

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 03 Juni 2021 | 18:46 WIB
Virus Corona Covid-19 Strain Delta Telah Menyebar ke 62 Negara
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa varian virus corona Covid-19 yang awalnya terdeteksi di India pada Oktober 2020 telah menyebar ke setidaknya 62 negara. Tetapi sebelumnya ada penurunan kasus sebanyak 15 persen dari minggu ke minggu di seluruh dunia.

"Kami terus mengamati peningkatan penularan yang signifikan dan semakin banyak negara yang melaporkan wabah terkait dengan varian virus corona ini," kata WHO, dilansir CNBC.

WHO juga mencatat bahwa penelitian lebih lanjut terhadap strain Delta (penyebutan baru untuk varian virus corona asal India) adalah prioritas tinggi.

Tidak hanya itu, varian P.1 atau Gamma yang diketahui sebagai 'varian Brasil', sekarang telah menyebar ke 64 negara di dunia.

Bahkan, negara-negara dengan tingkat vaksinasi tinggi mengalami peningkatan kasus selama satu atau dua minggu terakhir, menurut Mike Ryan, direktur eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO.

Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML
Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML

Bahrain, Timur Tengah, di mana sekitar 55 persen populasinya sudah divaksinasi setidaknya satu dosis, kasus Covid mereka melonjak sejak awal Mei. Angkanya mencapai tingkat tertinggi kasus harian yang dilaporkan sejak awal pandemi, menurut Our World in Data.

"Langkah sosial dan progres kesehatan masyarakat yang lambat, peningkatan mobilitas sosial, adanya varian virus, dan vaksinasi yang tidak adil merupakan kombinasi yang sangat berbahaya," ujar Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis Covid-19 WHO.

Wilayah Pasifik Barat melaporkan tingkat kasus dan kematian Covid-19 tertinggi sejak awal pandemi, dengan lebih dari 139.000 kasus baru dalam seminggu terakhihr.

Jumlah kasus tertinggi dalam wilayah tersebut dilaporkan di Myanmar, yang memiliki 53.419 kasus baru dalam seminggu terakhir. Sedangkan kasus kematian tertinggi berada di Filipina, yakni dengan 776 kasus dalam seminggu terakhir.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria di India Ini Nekat Keluar Rumah saat Lockdown, Alasannya Bikin Senyum-senyum

Pria di India Ini Nekat Keluar Rumah saat Lockdown, Alasannya Bikin Senyum-senyum

News | Kamis, 03 Juni 2021 | 18:05 WIB

CEK FAKTA: Apakah Benar Ada Cabang Hamas di India?

CEK FAKTA: Apakah Benar Ada Cabang Hamas di India?

News | Kamis, 03 Juni 2021 | 17:11 WIB

Viral Lelaki India Datang ke Kantor Pakai Tabung Oksigen, Tak Boleh Cuti!

Viral Lelaki India Datang ke Kantor Pakai Tabung Oksigen, Tak Boleh Cuti!

Health | Kamis, 03 Juni 2021 | 14:47 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×