alexametrics

Kemarahan yang Sulit Dikendalikan Bisa Jadi Salah Satu Tanda Gangguan Mental, Apa Itu?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Kemarahan yang Sulit Dikendalikan Bisa Jadi Salah Satu Tanda Gangguan Mental, Apa Itu?
Ilustrasi perempuan marah (shutterstock)

Kemarahan tidak terkendali bisa menjadi tanda sebuah gangguan mental tertentu, seperti gangguan bipolar atau depresi.

Suara.com - Marah merupakan emosi alami ketika seseorang menghadapi sebuah ancaman. Tetapi, marah bisa menjadi sebuah masalah ketika orang yang sedang mengalaminya tidak dapat mengontrol emosi tersebut.

Banyak hal memicu kemarahan, termasuk stres, masalah keluarga, dan masalah keuangan.

Kemarahan tidak terkendali bisa menjadi tanda sebuah gangguan mental tertentu, seperti gangguan bipolar atau depresi.

Dilansir Healthline, berikut beberapa kemungkinan penyebab masalah kemarahan terkait gangguan mental:

Baca Juga: Bukan Cuma Fisik, Ini Manfaat Bersepeda Untuk Kesehatan Mental

1. Depresi

Kemarahan bisa menjadi gejala depresi, yang ditandai dengan perasaan sedih dan kehilangan minat. Kondisi ini dapat berlangsung selama minimal dua minggu.

Gejala lain yang membarengi kemarahan termasuk sifat lekas marah, kehilangan energi, perasaan putus asa, dan pikiran untuk melukai diri sendiri atau bunuh diri.

Ilustrasi pasangan konflik, bertengkar, saling meluapkan kemarahan. (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan marah (Shutterstock)

2. Gangguan obsesif kompulsif

Gangguan obsesif kompulsif (OCD) merupakan gangguan kecemasan yang ditandai dengan pikiran obsesif dan perilaku kompulsif.

Baca Juga: Ramai Soal Pedofilia Gara-Gara Sinetron, Benarkah Termasuk Gangguan Mental?

Penderita OCD memiliki pikiran, dorongan, atau gambaran yang tidak diinginkan dan menganggu yang membuat penderitanya melakukan sesuatu secara berulang. Jika tidak melakukannya, mereka berkeyakinan akan ada suatu hal buruk yang terjadi.

Komentar