Demi si Kecil, Jangan Coba-Coba Konsumsi Asupan Berikut di Masa Menyusui

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 06 Juni 2021 | 14:36 WIB
Demi si Kecil, Jangan Coba-Coba Konsumsi Asupan Berikut di Masa Menyusui
Ilustrasi ibu menyusui. (Elements Envato)

Suara.com - Saat menyusui, asupan yang Anda konsumsi bukan hanya untuk tubuh Anda sendiri, tapi juga untuk Si Kecil. Oleh karena itu, menjaga asupan yang Anda konsumsi menjadi hal yang penting.

Melansir dari Healthshots, Dr Amodita Ahuja, konsultan dokter kandungan, ginekolog, dan ahli bedah laparoskopi serta spesialis infertilitas menyatakan bahwa ASI mudah dicerna oleh bayi baru lahir, yang merupakan keuntungan besar.

Namun terkadang makanan yang dikonsumsi ibu dapat menentukan kuantitas dan kualitas ASI beserta rasanya. Dalam hal ini, berikut beberapa makanan yang perlu Anda hindari saat menyusui, antara lain:
 
1. Makanan yang mengandung gas

Beberapa makanan yang dapat menghasilkan gas adalah brokoli, kubis, kacang-kacangan seperti rajma, buncis, buncis hitam, lentil, kacang tanah, kentang, dan jagung.

"Juga, sebelum mengecualikan makanan seperti itu dari diet ibu, penting untuk mengesampingkan bahwa bayi tidak terlalu banyak menghirup udara saat menyusui," saran Dr Ahuja.

2. Makanan kaya kafein

Sumber kafein yang paling umum adalah teh, kopi, dan minuman ringan. Kafein ditransfer ke bayi melalui ASI, biasanya kurang dari 1 persen dari konsumsi harian kafein. Namun masalahnya dimulai ketika kafein mulai menumpuk di tubuh bayi. 

Jika ibu mengonsumsi lebih dari lima cangkir kopi sehari. Hal ini dapat menyebabkan stimulasi kafein.

3. Alkohol

Sangat ideal untuk menghindari alkohol sepenuhnya selama menyusui. Alkohol masuk ke dalam ASI dan dapat membuat bayi mengantuk serta kelelahan.

Ilustrasi wanita minum alkohol (Pixabay/Concord90)
Ilustrasi wanita minum alkohol (Pixabay/Concord90)


4. Vitamin larut lemak

Semua vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A dan D dapat terkonsentrasi dalam ASI dan dapat menyebabkan keracunan pada bayi. 

"Karena itu, dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen, hanya jika Anda kekurangan vitamin. Dan dosis yang dianjurkan dalam kasus seperti itu tidak lebih dari 1200-1300mcg/hari,” saran Dr Ahuja.

5. Hindari paparan merkuri

Jenis ikan tertentu yang tinggi kandungan merkuri seperti king mackerel, swordfish, shark, dan tilefish. Jika dikonsumsi dalam jumlah besar, dapat menyebabkan keracunan merkuri pada beberapa bayi, menunda kemampuan kognitif dan psikomotorik mereka. Namun Anda bisa konsumsi 2-3 porsi per minggu dari berbagai jenis ikan seperti sarden, kepiting, cumi-cumi, lobster, dan salmon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keuntungan Lain Menyusui, Mencegah Penumpukan Lemak!

Keuntungan Lain Menyusui, Mencegah Penumpukan Lemak!

Health | Senin, 12 April 2021 | 06:49 WIB

Tak Menyusui dan Hasilkan ASI, Apa Sebenarnya Fungsi Puting Pada Laki-laki?

Tak Menyusui dan Hasilkan ASI, Apa Sebenarnya Fungsi Puting Pada Laki-laki?

Health | Senin, 12 April 2021 | 10:10 WIB

Studi Terbaru Sebut  Antibodi Covid-19 Terbentuk dalam ASI Ibu Menyusui

Studi Terbaru Sebut Antibodi Covid-19 Terbentuk dalam ASI Ibu Menyusui

Video | Kamis, 08 April 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB