Orangtua, Ini Dua Jenis dan Ciri Kelainan Alat Kelamin Pada Anak

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Minggu, 06 Juni 2021 | 18:46 WIB
Orangtua, Ini Dua Jenis dan Ciri Kelainan Alat Kelamin Pada Anak
Sebagai ilustrasi [shutterstock]

Suara.com - Kelainan genital atau alat kelamin pada anak merupakan sesuatu yang mudah dilihat, diraba, dan diobservasi dengan kedua mata.

Namun orangtua berperan penting untuk ikut mengenali kelainan genital anaknya, khususnya di dua tahun pertama kehidupan anak.

Orangtua bisa melakukan pengecekan adakah kelainan genital saat memandikan, mengganti popok hingga mengajari toilet training anak. Lantas, apa saja sih jenis kelainan genital anak yang perlu diketahui?

Berikut penjelasan Dokter Spesialis Urologi Siloam Hospitals ASRI, Dr. Irfan Wahyudi, Sp.U (K), dalam acara diskusi virtual beberapa waktu lalu.

1. Testis yang tidak turun
Dikenal juga dengan undescensus testis atau kriptorkismus, yang terjadi pada 1 persen kelahiran anak laki-laki, dan merupakan kategori kelainan buah zakar.

Jika proses perkembangan buah zakar terganggu, testis akan di posisi yang tidak seharusnya. Di mana kntong zakar kanan dan kiri berbeda kerena satu terisi dan satunya kosong.

"Kondisi itu biasanya membaik dengan sendirinya. Meski begitu, volume dan ukuran testis perlu dipantau setahun sekali. Dengan bertambahnya usia, diharapkan volume testis juga bertambah," ujar dr. Irfan.

2. Kelainan pada penis
Jenis kelainan ini cenderung banyak dan beragam, salah satunya kelainan yang meliputi kulit penis mengikuti lubang atau dikenal sebagai fimosis.

Umumnya seiring perkembangan usia, 90 persen anak lelaki dengan fimosis, lubang kencing akan terbuka dan terlihat. Sehingga orangtua tidak perlu khawatir, tapi alat kelamin anak perlu juga diperhatikan.

"Jika pada fase tersebut timbul infeksi (fimosis) sulit kencing, sampai membentuk balon gelembung saat anak buang air kecil, orang tua harus segera membawa anaknya ke dokter," jelas dr. Irfan.

Ada juga kelainan lain yakni penis tidak muncul atau buried penis, yaitu penis yang biasanya tertarik ke dalam perut.

"Orang tua biasanya menduga penis anaknya kecil, padahal sebenarnya tenggelam atau tertarik
oleh jaringan di bawah kulit," ungkap dr. Irfan.

Selanjutnya pengobatannya yang bisa dengan berbentuk sunat, tapi bukan sunat pada umumnya loh ya.

"Ini karena memerlukan teknik rekonstruksi khusus dengan cara membebaskan bagian yang menarik penis agar lepas. Kasus lainnya adalah lubang kencing tidak berada di ujung penis," pungkas dr. Irfan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memanas, Uya Kuya Kirim Karangan Bunga Duka Cita ke Denise Chariesta

Memanas, Uya Kuya Kirim Karangan Bunga Duka Cita ke Denise Chariesta

Entertainment | Minggu, 06 Juni 2021 | 18:21 WIB

Menteri Bintang Sebut Kontroversi Sinetron Zahra Bisa Jadi Bahan Evaluasi

Menteri Bintang Sebut Kontroversi Sinetron Zahra Bisa Jadi Bahan Evaluasi

Health | Minggu, 06 Juni 2021 | 14:19 WIB

Anak Ungkap Alasan Berani Bongkar Aib Aa Gym di Media Sosial

Anak Ungkap Alasan Berani Bongkar Aib Aa Gym di Media Sosial

Entertainment | Minggu, 06 Juni 2021 | 13:11 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB