Pakar Beberkan Dua Teori Penyebab Long Covid-19 pada Penyintas Infeksi Virus Corona

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 08 Juni 2021 | 10:46 WIB
Pakar Beberkan Dua Teori Penyebab Long Covid-19 pada Penyintas Infeksi Virus Corona
Ilustrasi gejala long Covid kelelahan. [Shutterstock]

Suara.com - Beberapa orang yang sudah sembuh dari Covid-19, yakni dengan persentase 10 hingga 30 persen, masih menderita gejala persisten yang dikenal dengan Long Covid-19.

Gejala paling umum yang dialami penyintas Covid-19 adalah kelelahan, sesak napas, nyeri dada, jantung berdebar, sakit kepala, brain fog, nyeri otot, dan gangguan tidur.

Tetapi beberapa orang juga masih mengalami hilangnya kemampuan indera penciuman dan pengecapan, depresi, serta ketidakmampuan untuk bekerja dan berinteraksi dengan masyarakat, menurut Associate Professor dan Psikiater di Universitas Melbourne Alex Holmes.

"Terlepas dari gejala spesifiknya, banyak pasien kami khawatir akan infeksi dan kerusakan yang terus terjadi, bersama dengan ketakutan dan frustasi jika kondisi mereka tidak membaik," kata Holmes, dilansir Science Alert.

Sayangnya, penyebab dari Long Covid belum diketahui secara pasti. Sebab, kondisi ini juga dialami oleh penyintas yang dulunya sakit Covid-19 ringan.

Ilustrasi sesak napas. [Shutterstock]
Ilustrasi gejala long Covid sesak napas. [Shutterstock]

Namun, ada beberapa teori yang telah dikemukakan oleh peneliti dari seluruh dunia.

Salah satu gagasannya bahwa Long Covid merupakan dampak dari sistem kekebalan yang salah 'menyasar' sel dan masih bekerja memperbaiki kondisi tubuh setelah infeksi hilang.

Teori ini didukung dengan fakta beberapa penyintas mengaku gejala Long Covid mereka membaik setelah divaksin. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi long Covid berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh.

Jadi, ada kemungkinan vaksin Covid-19 membantu mengarahkan sistem kekebalan kembali ke 'jalurnya', dengan secara langsung mengaktifkan sel-sel kekebalan tertentu, misalnya sel T atau sel kekebalan bawaan yang memperbaiki 'salah sasaran' tersebut.

baca juga

Sel T ini bertugas membantu merangsang produksi antibodi dan membunuh sel yang terinfeksi virus corona.

Teori lainnya, penyintas Covid-19 masih memiliki reservoir virus kecil dan persisten tersembunyi yang tidak dapat dideteksi oleh tes diagnostik, atau sisa fragmen virus kecil yang belum ditangani oleh tubuh.

Reservoir ini tidak menular, tetapi dapat secara konsisten mengaktifkan sistem kekebalan tubuh. Vaksin Covid-19 mungkin membantu mengarahkan sistem kekebalan itu ke tempat yang tepat untuk membersihkan sisa virus.

"Atau mungkin long Covid adalah kombinasi keduanya, atau banyak faktor berbeda," sambung rekan penulis Louis Irving, Associate Professor Fisiologi di Universitas Melbourne.

Intinya, kata Louis, masih diperlukan penelitian lebih lanjut karena masih tahap awal meski pandemi virus corona sudah berjalan satu tahun lebih.

"Belum ada obatnya (untuk Long Covid) tetapi kami bisa membantu mengelola gejalanya dan kami mendorong semua orang untuk melakukan vaksinasi Covid-19," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Gejala Long Covid dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Waspada Gejala Long Covid dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Health | Sabtu, 05 Juni 2021 | 21:27 WIB

Long COVID Mengancam Penyintas, Dokter Paru Minta Masyarakat Waspadai Gejala Ini

Long COVID Mengancam Penyintas, Dokter Paru Minta Masyarakat Waspadai Gejala Ini

Health | Sabtu, 05 Juni 2021 | 17:56 WIB

Awas! Pasien Virus Corona yang Mudah Cemas Berisiko Alami Long Covid-19

Awas! Pasien Virus Corona yang Mudah Cemas Berisiko Alami Long Covid-19

Health | Jum'at, 04 Juni 2021 | 16:50 WIB

Terkini

Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Menuju Anak Krakatau Diperluas hingga Perairan Lampung

Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Menuju Anak Krakatau Diperluas hingga Perairan Lampung

News | Kamis, 10 September 2026 | 13:25 WIB

Macam-Macam Bedak Viva dan Kegunaannya, Harganya Mulai Rp3 Ribuan Saja

Macam-Macam Bedak Viva dan Kegunaannya, Harganya Mulai Rp3 Ribuan Saja

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 13:25 WIB

Utang Rp1,6 Triliun Lunas, Sidang Korupsi Eks Pejabat BRI Tetap Berlanjut: Apa Alasannya?

Utang Rp1,6 Triliun Lunas, Sidang Korupsi Eks Pejabat BRI Tetap Berlanjut: Apa Alasannya?

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:22 WIB

Review Chronovisor: Saat Kebenaran dan Teori Konspirasi Sulit Dibedakan

Review Chronovisor: Saat Kebenaran dan Teori Konspirasi Sulit Dibedakan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 13:20 WIB

Gudang Garam Raup Laba Rp2,9 Triliun Meski Pendapatan Anjlok 7,2 Persen

Gudang Garam Raup Laba Rp2,9 Triliun Meski Pendapatan Anjlok 7,2 Persen

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:19 WIB

Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis di Pati Meluas, Tiga Sekolah Terdampak

Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis di Pati Meluas, Tiga Sekolah Terdampak

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 13:19 WIB

Sunscreen Skintific Apakah Ada di Indomaret? Ini 2 Jenis yang Tersedia

Sunscreen Skintific Apakah Ada di Indomaret? Ini 2 Jenis yang Tersedia

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 13:18 WIB

Bersih-bersih Lapas Cipinang, Puluhan Napi Kelas Kakap Dipindah ke Nusakambangan

Bersih-bersih Lapas Cipinang, Puluhan Napi Kelas Kakap Dipindah ke Nusakambangan

News | Kamis, 10 September 2026 | 13:18 WIB

Feng Shui Kamar Mandi di Lantai 2 Atas Dapur, Benarkah Tidak Baik?

Feng Shui Kamar Mandi di Lantai 2 Atas Dapur, Benarkah Tidak Baik?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 13:16 WIB

Omon-omon Donald Trump: Saya Kasih Rp80 Juta Per Orang Syaratnya Republik Menang Pemilu

Omon-omon Donald Trump: Saya Kasih Rp80 Juta Per Orang Syaratnya Republik Menang Pemilu

News | Kamis, 10 September 2026 | 13:16 WIB

×