Long COVID Mengancam Penyintas, Dokter Paru Minta Masyarakat Waspadai Gejala Ini

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 05 Juni 2021 | 17:56 WIB
Long COVID Mengancam Penyintas, Dokter Paru Minta Masyarakat Waspadai Gejala Ini
Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)

Suara.com - Long COVID menjadi ancaman baru di tengah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia.

Untuk itu, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia meminta masyarakat untuk mewaspadai gejala Long Covid yang bisa saja menyerang pasien maupun penyintas meski telah dinyatakan negatif.

"Pasien COVID-19 perlu mewaspadai hal ini, meski gejala Long COVID bisa diatasi secara medis," kata dokter spesialis paru sekaligus Kabag Pembinaan Fungsi RS Bhayangkara R Said Sukanto Kombespol Yahya dalam siaran tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Yahya mengatakan dari hasil penelitian yang dilakukan memperoleh data, yakni 53,7 persen pasien merasakan gejala Long Covid selama satu bulan, 43,6 persen selama satu hingga enam bulan, dan 2,7 persen selama enam bulan lebih.

Gejala yang ditimbulkan dari Long Covid ini, seperti pelemahan fisik secara umum, sesak nafas, nyeri sendi, nyeri otot, batuk, diare, kehilangan penciuman, dan pengecapan.

Selanjutnya, secara gender, kata Yahya, pasien laki-laki juga lebih besar peluangnya terkena efek Long Covid terutama bagi mereka yang merokok, selain yang bergejala berat.

"Biasanya pasien COVID-19 yang bergejala berat atau mungkin yang berhasil sembuh setelah dibantu ventilator, memiliki kemungkinan lebih besar untuk menderita Long Covid ini," katanya.

Yahya menambahkan salah satu faktor penting dari gejala Long Covid dipicu oleh kondisi psikologis pasien.

“Memang ada kelemahan seseorang, gampang cemas, gampang depresi, ini juga faktor yang membuat seseorang Long Covid," katanya.

baca juga

Ia menyarankan pada saat perawatan maupun saat isolasi mandiri, apabila pasien merasakan gejala Long Covid setelah dinyatakan sembuh, mereka diminta untuk terus berkonsultasi dengan dokter.

Sementara itu, Ahli Virologi Universitas Udayana I Gusti Ngurah Kade Mahardika menjelaskan semua jaringan tubuh manusia bisa terinfeksi oleh virus penyebab COVID-19 ini.

"Jadi Long Covid ini membuat pasien berisiko kerusakan jaringan tubuh dalam jangka panjang hingga menyebabkan gangguan respons imun dan gangguan saraf. Karena itu, mohon jangan lagi menganggap remeh COVID-19 ini," katanya.

Penyintas COVID-19, Cahyandaru Kuncorojati menceritakan, selain mengganggu kesehatan fisik, COVID-19 menyerang secara psikologis pasien.

“Waktu saya dirawat bersama istri dan dua anak saya yang masih kecil, saya memikirkan anak saya. Saya bertekad untuk segera sembuh agar anak saya yang masih usia dua tahun dan satu lagi tujuh bulan bisa segera saya pantau juga kesembuhannya,” katanya.

Setelah dinyatakan negatif gejala Long Covid berupa kehilangan penciuman dan pengecapan juga dialami Cahyandaru selama kurang lebih satu bulan. "Berangsur-angsur mulai kembali, tapi sampai sekarang indera penciuman saya tidak setajam dulu lagi," katanya.

Menyikapi kondisi itu, Yahya menyarankan agar pasien tersebut kembali melatih indera penciuman agar sensitivitasnya kembali pulih.

"Untuk pasien yang kehilangan kemampuan penciuman dan pengecapan memang perlu dibangkitkan lagi sensitivitasnya, seperti mencium bau-bau yang sangat menyengat seperti minyak kayu putih dan parfum yang sangat harum. Ini perlu dilatih setiap hari agar pulih secepatnya," kata Yahya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Atap Asbes Bisa Bikin Kanker? Dokter Paru Ungkap Fakta dari WHO

Benarkah Atap Asbes Bisa Bikin Kanker? Dokter Paru Ungkap Fakta dari WHO

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:27 WIB

Anak Batuk Jangan Asal Diberi Obat, Ini Bahayanya Kata Dokter Paru

Anak Batuk Jangan Asal Diberi Obat, Ini Bahayanya Kata Dokter Paru

Health | Sabtu, 27 Juli 2024 | 18:26 WIB

Kualitas Udara sedang "Tidak Sehat", Dokter Paru Ungkap Risikonya Bagi Kesehatan

Kualitas Udara sedang "Tidak Sehat", Dokter Paru Ungkap Risikonya Bagi Kesehatan

Health | Rabu, 03 Juli 2024 | 09:25 WIB

Pria Ini Terinfeksi Covid-19 Selama 613 hari, Terlama di Dunia?

Pria Ini Terinfeksi Covid-19 Selama 613 hari, Terlama di Dunia?

Health | Selasa, 23 April 2024 | 10:55 WIB

Pakai Parfum untuk Cegah Bau Badan, Aman Gak Ya Kalau Terhirup?

Pakai Parfum untuk Cegah Bau Badan, Aman Gak Ya Kalau Terhirup?

Health | Selasa, 12 Maret 2024 | 13:22 WIB

Dokter Paru Bantah Vape 'Lebih Sehat' Dibandingkan Rokok Konvensional, Begini Faktanya

Dokter Paru Bantah Vape 'Lebih Sehat' Dibandingkan Rokok Konvensional, Begini Faktanya

Health | Rabu, 10 Januari 2024 | 08:38 WIB

Perokok Beralih ke Vape Karena Lebih Aman? Dokter Paru Senior Ungkap Kebenarannya

Perokok Beralih ke Vape Karena Lebih Aman? Dokter Paru Senior Ungkap Kebenarannya

Health | Sabtu, 30 Desember 2023 | 18:36 WIB

Jakarta Darurat Polusi Udara, Perhimpunan Dokter Paru: Perlu Terobosan "Out of The Box"

Jakarta Darurat Polusi Udara, Perhimpunan Dokter Paru: Perlu Terobosan "Out of The Box"

News | Minggu, 03 September 2023 | 12:16 WIB

Dokter Paru Benarkan Suara Hilang Sri Mulyani Bisa Tambah Parah Karena Polusi Udara

Dokter Paru Benarkan Suara Hilang Sri Mulyani Bisa Tambah Parah Karena Polusi Udara

Health | Jum'at, 01 September 2023 | 13:13 WIB

Polda Metro Jaya Semprot Jalanan Demi Kurangi Polusi Jakarta, Dokter Paru: Tak Efektif!

Polda Metro Jaya Semprot Jalanan Demi Kurangi Polusi Jakarta, Dokter Paru: Tak Efektif!

Video | Kamis, 24 Agustus 2023 | 22:05 WIB

Terkini

Umi Pipik Klarifikasi soal Hadiah Motor Raffi Ahmad untuk Anaknya: Tak Lupa Kebaikan

Umi Pipik Klarifikasi soal Hadiah Motor Raffi Ahmad untuk Anaknya: Tak Lupa Kebaikan

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 12:31 WIB

Niat Cek Gratis Malah Tekor, Emas 24 Karat Konsumen Ini Mendadak Dinilai 20 Karat dan Viral

Niat Cek Gratis Malah Tekor, Emas 24 Karat Konsumen Ini Mendadak Dinilai 20 Karat dan Viral

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 12:31 WIB

Wujudkan Modernisasi Pertanian, Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan

Wujudkan Modernisasi Pertanian, Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:30 WIB

4 Sabun Muka BHA untuk Kulit Berminyak: Bebas Jerawat dan Pori-pori Tersumbat!

4 Sabun Muka BHA untuk Kulit Berminyak: Bebas Jerawat dan Pori-pori Tersumbat!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Pakai Hair Oil yang Benar agar Rambut Tidak Lepek dan Lebih Berkilau

Cara Pakai Hair Oil yang Benar agar Rambut Tidak Lepek dan Lebih Berkilau

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 12:29 WIB

Wira's Playroom Buka Ruang Belajar Inklusif, Tawarkan Pendekatan Belajar Sesuai Kebutuhan Anak

Wira's Playroom Buka Ruang Belajar Inklusif, Tawarkan Pendekatan Belajar Sesuai Kebutuhan Anak

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:26 WIB

KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai

KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai

Bekaci | Selasa, 03 November 2026 | 12:26 WIB

Ramalan Zodiak Sagitarius Sepanjang November 2026: Siap Sambut Kejutan Akhir Tahun

Ramalan Zodiak Sagitarius Sepanjang November 2026: Siap Sambut Kejutan Akhir Tahun

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 12:25 WIB

Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas

Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 12:24 WIB

Penyusutan Gletser Picu Ancaman Krisis Air di Masa Depan: Siapa Paling Terdampak?

Penyusutan Gletser Picu Ancaman Krisis Air di Masa Depan: Siapa Paling Terdampak?

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:24 WIB

×