Makan Cepat atau Lambat, Mana yang Bikin Berat Badan Meningkat?

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 08 Juni 2021 | 14:54 WIB
Makan Cepat atau Lambat, Mana yang Bikin Berat Badan Meningkat?
Ilustrasi makan

Suara.com - Saat berusaha menurunkan berat badan, berbagai kebiasaan mulai Anda perhatikan termasuk saat makan. Bukan hanya yang Anda konsumsi, namun seberapa cepat Anda makan juga memengaruhi penambahan berat badan Anda. 

Melansir dari Medical Xpress, sebuah studi baru menemukan bahwa ketika orang diberi porsi makaroni dan keju yang lebih besar untuk makan siang, mereka makan lebih banyak. Mereka makan 43 persen lebih banyak ketika ukuran porsi ditingkatkan sebesar 75 persen.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa mereka yang makan lebih cepat juga cenderung makan lebih banyak.

"Saya pikir kedua temuan utama kami memiliki implikasi untuk kesehatan dan seberapa banyak kita makan. Dan satu langkah lebih jauh, pemeliharaan berat badan dan penambahan berat badan," kata penulis studi Paige Cunningham, seorang mahasiswa doktoral di Pennsylvania State University.

Para peneliti mengumpulkan 44 pria dan wanita untuk makan siang mingguan selama empat minggu. Mereka diberi porsi macaroni dan keju dengan ukuran berbeda secara acak.

Peneliti merekam makanan sehingga mereka dapat menilai kecepatan makan para peserta, serta ukuran gigitan mereka.

Peserta penelitian berusia antara 18 hingga 68 tahun. Sekitar dua pertiganya adalah perempuan dan 45 persen adalah orang kelebihan berat badan atau obesitas.

Ilustrasi Makan. (Unsplash/Priscilla Du Preez)
Ilustrasi Makan. (Unsplash/Priscilla Du Preez)


Kecepatan makan tidak berubah dengan ukuran porsi yang lebih besar. Namun para peserta makan lebih banyak ketika mereka makan lebih cepat.

Alasan orang makan lebih banyak saat mereka makan lebih cepat bisa jadi karena respons tubuh terhadap berapa lama makanan berada di mulut seseorang.

baca juga

"Ketika kita makan dengan sangat cepat, jelas makanan menghabiskan lebih sedikit waktu di mulut kita, sehingga bisa makan lebih banyak" kata Cunningham.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Penelitian: Anak Vegan Berisiko Osteoporosis dan Memiliki Tubuh Lebih Pendek

Hasil Penelitian: Anak Vegan Berisiko Osteoporosis dan Memiliki Tubuh Lebih Pendek

Health | Selasa, 08 Juni 2021 | 12:42 WIB

Puji Masakan Calon Mertua, Pria Ini Malah Dibentak

Puji Masakan Calon Mertua, Pria Ini Malah Dibentak

Lampung | Selasa, 08 Juni 2021 | 12:50 WIB

Makan di Warung Padang, Pembeli Syok Harganya Dua Kali Lipat dari Perkiraan

Makan di Warung Padang, Pembeli Syok Harganya Dua Kali Lipat dari Perkiraan

News | Selasa, 08 Juni 2021 | 13:54 WIB

Terkini

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

×