Orangtua Mesti Tahu, Ini 4 Prinsip Dasar Menyiapkan MPASI

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 08 Juni 2021 | 16:35 WIB
Orangtua Mesti Tahu, Ini 4 Prinsip Dasar Menyiapkan MPASI
Ilustrasi bayi makan MPASI.

Suara.com - Saat anak sudah bisa mendapatkan makanan pendamping ASI atau MPASI, para ibu mungkin akan antusias dalam menyikapkannya. Tetapi tak jarang juga jadi bingung karena khawatir salah memberikan makanan atau kurang nutrisi.

Akan tetapi, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)  sebenarnya sudah menyusun aturan MPASI yang sederhana dan mudah dilakukan. Dokter spesialis anak dr. Andreas Sp.A., mengatakan bahwa prinsipnya harus ada empat dalam pemberian MPASI.

"Pertama harus adekuat, tepat waktu, higienis, dan yang penting responsif," kata dokter Andreas dalam siaran langsung Instagram bersama Mother and Baby, Senin (7/6/2021). 

Adekuat berarti jumlah nutrisi harus seimbang, lanjut dokter Andreas. Bayi usia 6 sampai 12 bulan hanya butuh nutrisi berupa karbohidrat, lemak, dan protein. Komposisinya dengan 50 persen karbohidrat, 30-40 persen lemak, dan protein cukup 10-15 persen.

Ilusrasi MPASI (Shutterstock)
Ilusrasi MPASI (Shutterstock)

"Sayur dan buah hanya diperkenalkan. Berikutnya adekuat itu jumlahnya. Sebenarnya ada aturan jumlah, juga jangan cukup 2 sendok makan sampai usia 9 bulan. Aturan 2 sendok makan ini hanya untuk dua minggu pertama saja untuk perkenalan. Karena target kita di usia 1 tahun anak sudah bisa makan 200 miligram," jelas dokter Andreas.

Kemudian tepat waktu berkaitan dengan usia anak ketika diberokan MPASI. Rekomendasi IDAI, tidak memberikan MPASI sebelum anak usoa 6 bulan. Juga tidak terlalu menundanya. 

"Yang tepat adalah 6 bulan. Kalau lebih cepat ada indikasinya, kalau di lama lamain enggak ada gunanya. Karena udah saatnya makan, kalau dilamain nanti anaknya malah kekurangan nutrisi dan jadinya stunting," ucapnya.

"Ketiga higienis, bersih. Bukan cuma tangannya saja tapi bahan makanannya harus bersih, alat-alat untuk mengolahnya juga harus bersih, tempat menyimpannya bersih," imbuh dokter Andreas.

Terakhir responsif yang menandakan anak jika tidak mau makan. Ia mengingatkan agar orangtua jangan memaksa anak terus jika tang ingin makan. Sebab prinsipnya anak akan memberitahu kode menyukai makannya atau tidak.

baca juga

Terpenting pula lama waktu menyuapi anak makan. Menurit dokter Andreas sebaiknya tidak lebih dari 30 menit. 

"Jangan sambil jalan-jalan, jangan sambil nonton TV. Cukup makan saja," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Perawatan Metode Kanguru Dapat Menyelamatkan Banyak Nyawa Bayi Prematur

Studi: Perawatan Metode Kanguru Dapat Menyelamatkan Banyak Nyawa Bayi Prematur

Health | Senin, 07 Juni 2021 | 19:30 WIB

Demi si Kecil, Jangan Coba-Coba Konsumsi Asupan Berikut di Masa Menyusui

Demi si Kecil, Jangan Coba-Coba Konsumsi Asupan Berikut di Masa Menyusui

Health | Minggu, 06 Juni 2021 | 14:36 WIB

Keren, Pertama Kalinya Ilmuwan Berhasil Menciptakan ASI di Laboratorium!

Keren, Pertama Kalinya Ilmuwan Berhasil Menciptakan ASI di Laboratorium!

Health | Kamis, 03 Juni 2021 | 07:15 WIB

Terkini

Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan

Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:32 WIB

Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI

Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 01:32 WIB

The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu

The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:49 WIB

Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris

Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir

10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986

Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?

AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 00:30 WIB

Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan

Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:32 WIB

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:17 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:09 WIB

×