Studi: Istilah Gemuk Sehat Cuma Mitos, Ini Risiko Penyakit yang Mengintai

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 13 Juni 2021 | 08:36 WIB
Studi: Istilah Gemuk Sehat Cuma Mitos, Ini Risiko Penyakit yang Mengintai
Ilustrasi lelaki mengalami obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Mungkin Anda sering kali mendengar gemuk tapi sehat. Padahal sebah penelitian menegaskan bahwa tidak ada kelebihan berat badan yang dianggap sehat. 

Melansir dari Medicinenet, sebuah studi dari University of Glasgow menunjukkan bahwa bahwa orang obesitas yang dianggap sehat masih memiliki risiko berbagai penyakit. Dalam hal ini mereka berisiko mengalami diabetes, penyakit jantung, stroke, hingga penyakit pernapasan. 

"Istilah obesitas yang sehat secara metabolik harus dihindari dalam pengobatan klinis karena menyesatkan," catat para peneliti yang dipimpin oleh Frederick Ho. Studi ini diterbitkan di jurnal Diabetologia.

Untuk penelitian ini, Ho dan rekan-rekannya menganalisis data dari lebih dari 381.000 orang di Inggris yang diikuti selama rata-rata 11,2 tahun.

Mereka membandingkan orang sehat secara metabolik yang tidak obesitas dengan mereka yang obesitas tetapi dianggap sehat secara metabolik (tidak memiliki gula darah tinggi, tekanan darah tinggi, resistensi insulin dan perubahan metabolisme berbahaya lainnya yang terkait dengan kelebihan berat badan).

Ilustrasi perempuan mengalami obesitas. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan mengalami obesitas. (Shutterstock)

Dibandingkan dengan orang sehat yang tidak obesitas, mereka yang sehat secara metabolik tetapi obesitas memiliki kemungkinan 4,3 kali lebih besar untuk menderita diabetes tipe 2, kemudian 18 persen lebih mungkin menderita serangan jantung atau stroke, 76 persen lebih mungkin untuk mengembangkan gagal jantung, 28 persen lebih mungkin untuk memiliki penyakit pernapasan, dan 19 persen lebih mungkin menderita PPOK.

Tak cuma itu, dibandingkan dengan orang yang tidak sehat secara metabolik yang tidak obesitas, mereka yang sehat secara metabolik dan obesitas juga 28 persen lebih mungkin mengalami gagal jantung.

"Orang dengan obesitas yang sehat secara metabolik tetap tidak 'sehat' karena mereka berisiko lebih tinggi terkena serangan jantung dan stroke, gagal jantung, serta penyakit pernapasan dibandingkan dengan orang tanpa obesitas yang memiliki profil metabolisme normal," pungkas para peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Diet Tapi Berat Badan Tak Turun? Ini 5 Penyebabnya

Sudah Diet Tapi Berat Badan Tak Turun? Ini 5 Penyebabnya

Jakarta | Minggu, 13 Juni 2021 | 07:00 WIB

Usai Filler Hidung, Kekeyi Pengen Punya Body Seperti Gitar Spanyol

Usai Filler Hidung, Kekeyi Pengen Punya Body Seperti Gitar Spanyol

Entertainment | Jum'at, 11 Juni 2021 | 20:13 WIB

Viral Penampilan Pria Turun 80 Kg dalam Setahun, Kini Panen Pujian Warganet

Viral Penampilan Pria Turun 80 Kg dalam Setahun, Kini Panen Pujian Warganet

Lifestyle | Jum'at, 11 Juni 2021 | 20:05 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB