Bukan Sekadar Buang Gas, Kentut Bisa Jadi Tanda Kondisi Kesehatan Berikut

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 14 Juni 2021 | 21:00 WIB
Bukan Sekadar Buang Gas, Kentut Bisa Jadi Tanda Kondisi Kesehatan Berikut
Ilustrasi orang kentut. (Shutterstock)

Suara.com - Kentut memang melegakan karena membuang gas di perut Anda. Namun tak sekadar buang gas, kentut juga bisa menjadi tanda kondisi kesehatan tertentu. 

Menurut Dr. Roy Patankar, Ahli Gastroenterologi & Direktur Rumah Sakit Multispesialis Zen, Mumbai, ada berbagai alasan mengapa kita kentut.

"Tahukah Anda? Saat Anda menelan udara sepanjang hari, termasuk dari minuman berkarbonasi atau menghirup udara saat Anda mengunyah, terbentuklah gas yang bisa membuat Anda kentut. Anda cenderung kentut karena pertumbuhan bakteri yang berlebihan di usus kecil Anda," kata dokter Roy sepert yang dikutip dari Healthshots.  

"Diabetes, penyakit hati, dan bahkan penyakit usus bisa menjadi alasan di balik pertumbuhan bakteri yang berlebihan. Anda juga bisa kentut ketika karbohidrat yang Anda konsumsi gagal dicerna dengan baik,” imbuhnya. 

Melansir dari Healthsots, berikut tanda kondisi kesehatan yang disampaikan oleh kentut Anda, antara lain:

1. Tanda sembelit

Makan terlalu banyak serat menyebabkan keluarnya gas, kembung dan bahkan sembelit. Ini terjadi karena serat menumpuk dan cenderung mengeraskan tinja Anda. Jika Anda makan banyak serat, akan menjadi sulit bagi Anda untuk buang air besar namun sering kentut.

2. Stres pencernaan

Jika kentut disertai dengan sakit perut atau ketidaknyamanan setelah makan, itu mungkin terkait dengan intoleransi makanan. Minum susu atau keju dapat menyebabkan perut kembung dan Anda mungkin juga mengalami intoleransi laktosa. 

3. Anda makan terlalu cepat

Anda cenderung menelan udara saat mengonsumsi makanan. Jika Anda makan dengan cepat, Anda mungkin akan menelan banyak udara. 

"Bersendawa akan membantu Anda mengeluarkan udara dari tubuh tetapi udara yang tersisa di dalam tubuh akan masuk ke saluran pencernaan bagian bawah sehingga menyebabkan Anda kentut,” kata Dr. Roy.

Ilustrasi kentut (Elements Envato)
Ilustrasi kentut (Elements Envato)

4. Bakteri usus mungkin tidak seimbang

Obat-obatan tertentu, infeksi, penyakit (diabetes atau kondisi neuromuskular) dan komplikasi dari operasi mengganggu saluran pencernaan. Oleh karena itu, bakteri tetap dan tumbuh berlebihan di usus kecil yang menyebabkan gas.

5. Sindrom radang usus (IBS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Abaikan Tubuh Sering Kedinginan, Bisa Jadi Tanda 5 Kondisi Ini!

Jangan Abaikan Tubuh Sering Kedinginan, Bisa Jadi Tanda 5 Kondisi Ini!

Health | Senin, 31 Mei 2021 | 13:28 WIB

Mudah Memar, Waspada 5 Kondisi Kesehatan Berikut

Mudah Memar, Waspada 5 Kondisi Kesehatan Berikut

Health | Kamis, 27 Mei 2021 | 14:31 WIB

Bentuk Dagu dan Rahang Gambarkan Kondisi Kesehatan Anda, Cek Sekarang!

Bentuk Dagu dan Rahang Gambarkan Kondisi Kesehatan Anda, Cek Sekarang!

Health | Minggu, 23 Mei 2021 | 16:53 WIB

Terkini

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB