Heboh Cristiano Ronaldo Geser Coca Cola, Berapa Banyak Sih Kandungan Gula Satu Kaleng?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 16 Juni 2021 | 18:20 WIB
Heboh Cristiano Ronaldo Geser Coca Cola, Berapa Banyak Sih Kandungan Gula Satu Kaleng?
Aksi Cristiano Ronaldo menyingkirkan botol Coca-cola untuk digantikan air mineral dalam konferensi pers Euro 2020. [Tangkapan layar Yahoo]

Suara.com - Aksi Cristiano Ronaldo yang menggeser dua botol Coca Cola beberapa saat menjelas konferensi pers sebelum pertandingan menjadi sorotan. Dalam kesempatan itu, Kapten Timnas Portugal itu terlihat menyingkirkan dua botol Coca Cola yang ada di hadapannya.

Ia justru menyarankan untuk lebih memilih minum air putih. Dalam sebuah kesempatan tahun lalu, bahkan Cristiano Ronaldo sempat curhat ia marah kepada anaknya yang mengonsumsi Coca Cola dan Fanta.

Seperti diketahui, soft drink seperti Coca Cola memang dilaporkan memiliki kandungan gula tambahan. Dikutip dari situs resmi Coca Cola, satu kaleng Coca Cola ukuran 350 ml terdapat 9,75 sendok teh gula. Jumlah itu setara dengan 39 gram gula.

Artinya takaran tersebut melebihi ukuran yang direkomendasikan oleh American Heart Association untuk orang dewasa dalam satu hari penuh!

Ilustrasi: Soft drink. (Shutterstock)
Ilustrasi: Soft drink. (Shutterstock)

Dikutip dari Live Strong, dalam sebuah laporan yang diterbitkan dalam jurnal Circulation pada 2019, para peneliti mengaitkan konsumsi minuman manis seperti Coca Cola dengan peningkatan kematian, dari sejumlah penyebab.

Minum minuman manis dikaitkan dengan penambahan berat badan, peningkatan risiko diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke dan beberapa kanker terkait diet, seperti kanker payudara dan kanker usus besar.

Para peneliti di atas berhipotesis bahwa penyebab yang mendasarinya mungkin adalah kenaikan berat badan yang terkait dengan asupan kalori ekstra. Namun, ketika mereka menggali lebih dalam, mereka menemukan bahwa risiko mengembangkan masalah kronis ini meningkat pada mereka yang minum minuman manis meskipun berat badan mereka tetap sama.

Meskipun peningkatan kematian terlihat pada pria dan perempuan, para peneliti menunjukkan bahwa efeknya terlihat lebih kuat pada perempuan daripada pria dalam hal penyakit jantung. Dengan kata lain: peneliti menyimpulkan bahwa perempuan yang minum minuman manis lebih mungkin meninggal karena penyakit jantung daripada pria yang minum minuman manis, dan perempuan yang tidak.

Seperti diketahui, The American Heart Association saat ini merekomendasikan agar perempuan mengonsumsi tidak lebih dari 6 sendok teh gula tambahan setiap hari, sementara pria harus membatasi asupan mereka hingga kurang dari 9 sendok teh per hari. Perlu diingat, angka ini adalah batas atas. Itu berarti ini adalah jumlah tertinggi mutlak yang harus Anda konsumsi, tetapi semakin rendah semakin baik.

Untuk memasukkannya ke dalam perspektif kalori, satu sendok teh gula mengandung sekitar 16 kalori, yang berarti Anda akan mendapatkan 96 kalori ekstra dari 6 sendok teh gula dan 144 kalori kosong dari mengonsumsi 9 sendok teh makanan manis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih Sarankan Air Putih, Kenapa Sih Christiano Ronaldo Tak Suka Coca Cola?

Lebih Sarankan Air Putih, Kenapa Sih Christiano Ronaldo Tak Suka Coca Cola?

Health | Rabu, 16 Juni 2021 | 13:54 WIB

Disingkirkan Ronaldo, Berikut Bahan Lengkap Coca-Cola

Disingkirkan Ronaldo, Berikut Bahan Lengkap Coca-Cola

Bogor | Rabu, 16 Juni 2021 | 13:31 WIB

Ronaldo Singkirkan Botol Coca-cola saat Jumpa Pers Euro 2020

Ronaldo Singkirkan Botol Coca-cola saat Jumpa Pers Euro 2020

Foto | Rabu, 16 Juni 2021 | 13:07 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB