IAKMI Minta Pemerintah Lebih 'Radikal' Atasi Pandemi Covid-19

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 20 Juni 2021 | 16:23 WIB
IAKMI Minta Pemerintah Lebih 'Radikal'  Atasi Pandemi Covid-19
Warga yang tinggal di Perumahan Bumi Anggrek, Desa Karang Satria, Tambun Utara, Bekasi memberlakukan micro lockdown atau karantina mikro usai 12 orang dinyatakan positif Covid-19.[Antara]

Suara.com - Pemerintah diminta bersikap lebih keras dan menjadi lebih 'radikal' dalam menangani infeksi Covid-19.

Hal tersebut dikatakan oleh Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra. Ia juga mengatakan bagaimana pemerintah saat ini memiliki dua opsi untuk mengendalikan paparan virus corona.

"Pemerintah harus berani radikal dalam aksinya. Cuma ada dua opsi, PSBB nasional seperti bentuk semula atau regional terbatas pada pulau besar seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan yang dilakukan secara berkala," katanya dalam webinar Lapor Covid, Minggu (20/6/2021).

PSBB nasional, kata Hermawan, menjadi rencana paling radikal tetapi logis yang bisa dilakukan pemerintah saat ini. Menurutnya, banyak negara di dunia berhasil mengendalikan Covid-19 berkat melakukan lockdown total.

"Baik itu Singapura, Malaysia, Australia, maupun negara besar di Eropa, Amerika. Karena kalau kita begini saja ekonomi terpuruk terus. Dulu kita takut dengan bahasa lockdown karena pengaruhi ekonomi nasional."

"Tapi kira-kira pertanyaan saya berapa duit yang sudah habis untuk 15 bulan berlalu ini? Kan tidak mampu kita ukur. Ketimbang kita lakukan pembatasan berskala besar pada satu waktu, kerugian ekonomi terukur, tapi setelah ini kita akan mudah melakukan economical reborn. Ini yang kita harapkan," paparnya.

Ia menyayangkan bahwa selama 15 bulan terjadi pandemi Covid-19, banyak situasi yang sebenarnya bisa diprediksi tetapi tidak mampu diantisipasi pemerintah.

Dari mulai aspek kebijakan, Hermawan menilai bahwa Indonesia termasuk negara yang belum memiliki kebijakan kuat dalam pengendalian Covid-19.

Tercatat pemerintah hanya menerbitkan aturan melalui PP 21/2020 tentang PSBB. Sayangnya PSBB itu juga hanya diterapkan di tiga provinsi besar, yakni DKI Jakarya, Jawa Barat, dan Sumatera Barat.

baca juga

"Itu pun dengan modifikasi dari PSBB menjadi (PSBB) transisi dan lain-lain. Di level kabupaten/kota hanya 40-an yang melaksanakan PSBB bahkan sekarang bermetamorfosa menjadi PPKM. Tentu saja PPKM sangat berbeda paradigmanya dengan PSBB. PPKM tujuannya bukan memutus mata rantai Covid, tetapi lebih kepada relaksasi jadi memperlambat situasi," tuturnya.

Berlandaskan perspektif kebijakan itu, Hermawan menyebut bahwa Indonesia belum memiliki opsi yang kuat untuk pengendalian Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Varian Delta Menggila, Yuk Lebih Kenali Risiko dan Gejalanya

Virus Corona Varian Delta Menggila, Yuk Lebih Kenali Risiko dan Gejalanya

Health | Minggu, 20 Juni 2021 | 13:55 WIB

Kill The DJ: Ngurus Pandemi Saja Belum Beres, Sudah Gagas Pilpres 2024!

Kill The DJ: Ngurus Pandemi Saja Belum Beres, Sudah Gagas Pilpres 2024!

News | Minggu, 20 Juni 2021 | 12:25 WIB

Waspada, Orang yang Sudah Vaksin Covid-19 Bisa Punya Gejala Lain Bila Terinfeksi!

Waspada, Orang yang Sudah Vaksin Covid-19 Bisa Punya Gejala Lain Bila Terinfeksi!

Health | Minggu, 20 Juni 2021 | 11:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

×