Mengenal Erogenous Perempuan, Titik Paling Sensitif terhadap Sentuhan Seksual

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 20 Juni 2021 | 20:50 WIB
Mengenal Erogenous Perempuan, Titik Paling Sensitif terhadap Sentuhan Seksual
Ilustrasi hubungan seks. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap orang memiliki titik sensitif seksual masing-masing. Titik sensitif ini yang kemudian disebut dengan erogenous. 

Melansir dari Health, erogenous berarti sesuatu yang sangat sensitif terhadap rangsangan seksual. Jadi zona sensitif seksual adalah area tubuh manapun yang di mana ketika disentuh dengan cara tertentu, memicu gairah seksual. Beberapa zona ini pada perempuan ini mungkin adalah puting, bibir, dan paha bagian dalam.

"Kulit di sekitar banyak zona sensitif seksual ini lebih tipis daripada bagian tubuh lainnya, ini juga mengandung konsentrasi ujung saraf yang lebih tinggi," ujar Sherry A. Ross, MD, dokter obgyn.

"Kita perlu menjauh dari gagasan bahwa alat kelamin kita atau bagian tertentu dari tubuh kita hanyalah area di mana kita dapat merasakan sensasi yang menyenangkan dan memahami bahwa seluruh tubuh kita menawarkan pengalaman ini," kata Sherry A. Ross, MD, dokter obgyn.

Menurut Jill McDevitt, PhD, seksolog di emporium CalExotics, seluruh tubuh dapat menjadi sensitif terhadap rangsangan atau sentuhan seksual. Namun hanya karena seluruh tubuh bisa menjadi zona sensitif seksual, tidak berarti seluruh tubuh adalah zona sensitif seksual bagi setiap individu.

Bagian tubuh yang dapat dirangsang secara seksual dan menyebabkan gairah sangat bervariasi dari satu perempuan ke perempuan lain. Hal ini disebabkan karena setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda dengan kesenangan, bahaya atau trauma.

"Karena pengalaman yang sangat manusiawi ini, kita memiliki berbagai pengalaman yang memberi kesenangan, jadi terbukalah untuk mengenal tubuh sendiri," kata McDevitt.

Ilustrasi hubungan seksual (Shutterstock).
Ilustrasi hubungan seksual (Shutterstock).

Zona sensitif seksual mungkin juga berubah seiring bertambahnya usia di mana area tubuh tertentu yang menyebabkan gairah ketika Anda masih muda mungkin tidak memiliki efek sama saat Anda lebih dewasa. 

Ketika McDevitt melakukan survei tentang tiga zona sensitif seksual favorit, para responden menyebutkan bahwa kebanyakan titik sensitif berada pada lima area telinga dan empat atau lima area kaki sebagai zona sensitif seksual. 

"Titik-titik yang umum tersebut adalah alat kelamin, payudara, puting susu, bibir, leher dan tengkuk, telinga, bokong, paha bagian dalam, dan anus," kata McDevitt.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Pelecehan Gofar Hilman Bertambah, Kini 8 Orang Telah Melaporkan

Korban Pelecehan Gofar Hilman Bertambah, Kini 8 Orang Telah Melaporkan

Sumsel | Minggu, 20 Juni 2021 | 08:25 WIB

LBH Apik: Masih Ada Korban Pelecehan Seksual Gofar Hilman Belum Berani Bersuara

LBH Apik: Masih Ada Korban Pelecehan Seksual Gofar Hilman Belum Berani Bersuara

Bekaci | Minggu, 20 Juni 2021 | 08:05 WIB

Total! 8 Orang Korban Pelecehan Seksual Gofar Hilman, Dilaporkan ke LBH Apik

Total! 8 Orang Korban Pelecehan Seksual Gofar Hilman, Dilaporkan ke LBH Apik

Bali | Minggu, 20 Juni 2021 | 07:10 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB