Lonjakan Kasus Covid-19 Bisa Sebabkan Dokter Burnout, Ini Saran IDI!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 26 Juni 2021 | 15:00 WIB
Lonjakan Kasus Covid-19 Bisa Sebabkan Dokter Burnout, Ini Saran IDI!
Ilustrasi dokter.[Unsplash/Online Marketing]

Suara.com - Lonjakan kasus virus corona Covid-19 di hampir seluruh wilayah Indonesia tak hanya berdampak pada masyarakat, tetapi juga para tenaga kesehatan.

Jumlah pasien Covid-19 yang terus bertambah dan jumlah dokter yang terus bertumbangan karena positif virus corona Covid-19 ini pastinya membuat para tenaga kesehatan kewalahan.

Belum lagi, dokter dan para tenaga kesehatan lainnya mungkin sudah merasa sangat lelah berada di garda terdepan menangani pasien Covid-19 selama lebih dari 1 tahun ini.

Situasi ini dikhawatirkan akan membuat dokter dan para nakes mengalami burnout akibat pekerjaan yang tiada henti.

Terkait hal tersebut, dr. Adib Khumaidi, SpOT, Ketua Terpilih PB IDI mengaku belum memiliki data terbaru mengenai jumlah dokter yang mengalami burnout dan penanganan terbarunya.

Tapi, dr. Adib mengatakan bahwa data lama menunjukkan beberapa rumah sakit juga sudah memfasilitasi layanan konsultasi atau trauma center bagi dokter dan para nakes sebagai bentuk dukungan psikologis.

Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)

Meski begitu, dr. Adib berpendapatan bahwa membagi jam kerja yang jelas untuk dokter dan nakes justru lebih berperan penting dalam mengurangi risiko burnout dan depresi.

"Saran dari kami, salah satu upayanya ini mengatur pola kerja shifting untuk mengurangi risiko burnout dan depresi," kata dr. Adib dalam jumpa pers virtual, Jumat (25/6/2021).

Karena, kerja keras tanpa fase relaksasi dan tidak ada pembagian shifting akan memberikan beban psikis dan fisik kepada para nakes. Hal inilah yang akan meningkatkan risiko dokter dan nakes mengalami burnout hingga depresi.

baca juga

Berdasarkan data awal dari FK Universitas Indonesia (UI) , ada 3 persen nakes yang mengalami burnout sekitar Oktober 2020. Tapi sekarang, pihaknya belum mengukur jumlah naskes yang mengalami burnout akibat lonjakan kasus virus corona Covid-19 sejak Mei hingga Juni 2021 ini.

"Yang jelas kita berharap mengatasinya dengan mengupayakan fase relaksasi pada tenaga medis dan kesehatan dengan pola shifting dan rolling agar tidak terbebani secara fisik dan mental."

Sementara itu, dr. Eka Mulyana, SpOT – Ketua IDI Jawa Barat justru menyarankan pemberlakukan PSBB atau lockdown di Indonesia untuk mengendalikan lonjakan kasus virus corona Covid-19.

"Kalau melihat kondisi seperti ini, kami mengusulkan lagi pemberlakuan PSBB yang lebih diperketat. Karena, dari indikator sudah jelas harus diberlakukan kembali PSBB jika kita ingin mengakhiri lonjakan," kata dr. Eka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

300 Hari Positif Virus Corona, Pria Ini Jadi Pasien Covid-19 Terlama!

300 Hari Positif Virus Corona, Pria Ini Jadi Pasien Covid-19 Terlama!

Jogja | Jum'at, 25 Juni 2021 | 14:07 WIB

Akibat Virus Corona Varian Delta, Wilayah Ini Alami Peningkatan Kasus 20 Persen

Akibat Virus Corona Varian Delta, Wilayah Ini Alami Peningkatan Kasus 20 Persen

Jogja | Jum'at, 25 Juni 2021 | 13:26 WIB

Infeksi Jamur Hijau dan Varian Delta Berkaitan, Risiko Kematian 3 Kali Lipat!

Infeksi Jamur Hijau dan Varian Delta Berkaitan, Risiko Kematian 3 Kali Lipat!

Health | Jum'at, 25 Juni 2021 | 08:59 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×