Jangan Panik Langsung Beli, Kenali Dulu Penggunaan Pulse Oximeter

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 01 Juli 2021 | 15:04 WIB
Jangan Panik Langsung Beli, Kenali Dulu Penggunaan Pulse Oximeter
pulse oximeter di rumah (Freepik)

Suara.com - Varian baru Covid-19 membuat banyak orang khawatir karena sifatnya yang lebih menular. Dampaknya, banyak orang tanpa gejala atau gejala ringan melakukan isolasi mandiri di rumah, membuat  masyarakat kembali membeli peralatan pendukung secara berlebihan, termasuk pulse oximeter

Melansir dari News 18, para dokter dan ahli kesehatan menyarankan orang untuk tidak panik dalam mengambil langkah-langkah pelacakan infeksi dini.

Dari berbagai gejala Covid-19, tingkat oksigen adalah yang paling umum untuk diperhatikan sehingga banyak orang membeli pulse oximeter.  Pulse oximeter adalah perangkat yang digunakan untuk pemantauan kadar oksigen tanpa rasa sakit melalui pulse dan metrik oksigen. 

Sayangnya kepanikan sering kali membuat orang tak memperhatikan penggunaan yang benar pada oksimeter. 

Padahal ketika pulse oximeter tidak digunakan dengan benar, maka cenderung memberikan hasil yang tidak tepat. Sebagian besar pulse oximeter menghidupkan segera setelah seseorang memasukkan jarinya ke dalam rongga dengan sisi kuku. 

INFOGRAFIS: Pulse Oximeter, Bagaimana Cara Kerjanya?
INFOGRAFIS: Pulse Oximeter, Bagaimana Cara Kerjanya?


Dalam beberapa pulse oximeter, tombol perlu ditekan, sebelum memasukkan jari untuk memulai pembacaan.

Biasanya, orang sehat memiliki 95 persen spo2 (unit digunakan untuk mengukur tingkat saturasi oksigen tubuh) sementara orang yang menderita penyakit mungkin memiliki sedikit tingkat oksigen yang lebih rendah. Jika pembacaan jatuh di bawah 90, dokter menyarankan untuk berlatih melakukan proning.

Virus corona Covid-19 sendiri memasuki tubuh melalui sistem pernapasan di mana secara langsung melukai paru-paru orang yang terinfeksi sehingga berdampak pada saturasi oksigen dalam aliran darah. Penurunan tingkat oksigen dapat terjadi pada siapa saja bahkan jika pasien tidak menunjukkan gejala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditolak RSU Tangerang Selatan, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

Ditolak RSU Tangerang Selatan, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

Banten | Kamis, 01 Juli 2021 | 14:43 WIB

Dampak Covid-19 Terhadap Sektor Pendidikan di Indonesia

Dampak Covid-19 Terhadap Sektor Pendidikan di Indonesia

Your Say | Kamis, 01 Juli 2021 | 14:30 WIB

Kasus Covid-19 di Solo, Gibran: Statusnya Sudah Bahaya!

Kasus Covid-19 di Solo, Gibran: Statusnya Sudah Bahaya!

Surakarta | Kamis, 01 Juli 2021 | 14:27 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB