Badai Covid-19, Inggris Deteksi Kasus Infeksi Jamur Hitam

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 04 Juli 2021 | 16:28 WIB
Badai Covid-19, Inggris Deteksi Kasus Infeksi Jamur Hitam
Ilustrasi virus corona covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Infeksi jamur hitam yang ditemukan pertama kali di India telah melanda Inggris. Para ahli pun menyebut serangan infeksi jamur hitam ini sebagai badai Covid-19.

Pasien Covid-19 yang sakit kritis akan rentan tertular infeksi jamur hitam, karena mereka memiliki kondisi kesehatan yang mendasar dan sistem kekebalan yang lemah.

Sebenarnya dilansir dari The Sun, semua orang bisa terkena infeksi jamur hitam. Tapi, orang yang memiliki sistem kekebalan lemah atau masalah kesehatan mendasar selama bertahun-tahun akan lebih berisiko terkena infeksi jamur hitam.

Dr Tom Chiller, kepala Penyakit Mikotik di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) yang berbasis di AS menjelaskan bahwa orang yang terinfeksi virus corona dan menjalani pengobatan steroid lebih rentan terinfeksi jamur hitam.

Para ahli mengatakan bahwa jamur hitam yang ditemukan di India, sekarang mulai bermunculan di seluruh dunia. Saat ini, India pun sedang menghadapi serangan varian virus corona Covid-19 sekaligus melawan infeksi jamur hitam.

Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/Coyot)

Infeksi jamur hitam ini sendiri disebabkan oleh jamur yang dikenal sebagai mucromycetes yang bisa membunuh orang dengan sistem kekebalan lemah. Ketika seseorang menghirup spora ini, jamur akan mulai menyerang paru-paru dan sinus sampai akhirnya menyebar ke wajah dan otak.

Jamur mucormycosis ini bisa menyebabkan penglihatan kabur atau ganda, nyeri dada dan kesulitan bernapas. India mengalami lonjakan infeksi jamur hitam, karena belum ada obat khusus untuk mengatasi kondisi tersebut.

Tapi, salah satu jenis infeksi jamur yang paling umum adalah aspergillosis. Infeksi jamur jenis ini terkait dengan flu yang telah ditemukan di Inggris, AD, Prancis, Pakistan dan India.

Spora aspergillosis adalah salah satu jenis jamur yang tumbuh subur di lingkungan hangat dan lembap. Jamur bisa menyebar dengan melepaskan spora, partikel biologis mikroskopis yang memungkinkan mereka berkembang biak.

baca juga

Selain itu, spora ini sering mengandung allergen yang bisa memicu reaksi alergi pernapasan. Mayoritas, orang yang menderita gejala asma parah cenderung alergi terhadap beberapa bentuk jamur.

Dr Darius Armstrong-Jame dalam penyakit jamur pernapasan di Imperial College London mengatakan bahwa sekitar 10 hingga 15 persen pasien Covid-19 di oyal Brompton terkena aspergillosis.

Chiller menambahkan bahwa aspergillosis sama mematikannya dengan infeksi lain seperti mucormycosis (jamur hitam). Aspergillosis ini cenderung rentan menyerang orang yang menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Covid-19 Terus Melonjak, Bagaimana Stok Obat-obatan dan Alkes di RS?

Pasien Covid-19 Terus Melonjak, Bagaimana Stok Obat-obatan dan Alkes di RS?

Bisnis | Minggu, 04 Juli 2021 | 15:21 WIB

Suhu Tubuh Bisa Deteksi Virus Corona, Berapa Tingkat Suhu yang Normal?

Suhu Tubuh Bisa Deteksi Virus Corona, Berapa Tingkat Suhu yang Normal?

Health | Minggu, 04 Juli 2021 | 15:21 WIB

Waspada Bercak Putih pada Lidah, Bisa Jadi Virus Corona dan Efek Vaksin Covid-19!

Waspada Bercak Putih pada Lidah, Bisa Jadi Virus Corona dan Efek Vaksin Covid-19!

Health | Minggu, 04 Juli 2021 | 13:58 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×