PCR Negatif Bukan Satu-satunya Tolok Ukur, Ini Syarat Pasien Covid-19 Selesai Isoman

Arendya Nariswari | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 06 Juli 2021 | 07:40 WIB
PCR Negatif Bukan Satu-satunya Tolok Ukur,  Ini Syarat Pasien Covid-19 Selesai Isoman
Petugas mencatat sampel peserta test PCR untuk mengetahui terpapar Coronavirus Covid-19 atau tidak. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri atau isoman di rumah perlu tahu syarat dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Banyak pasien Covid-19, yang berpandangan untuk dinyatakan sembuh hanya bermodalkan hasil negatif tes polymerase chain reaction atau PCR, padahal itu bukanlah satu-satunya tolok ukur loh.

Mengutip buku saku yang dikeluarkan Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (DKSP BI), berikut syarat pasien Covid-19 dikatakan sembuh:

Petugas mengatur sampel dari pasien yang mengikuti test PCR di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas mengatur sampel dari pasien yang mengikuti test PCR di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5). [Suara.com/Alfian Winanto]

Selesai masa isolasi selama 14 hari dan mendapat surat keterangan dari dokter, baik itu hasil pemeriksaan thorax atau foto pada scan paru tidak adanya bercak putih.

Sedangkan kategori pasien Covid-19 bisa lepas isoman, berdasarkan tingkatan gejala pasien sebagai berikut:

  1. Pasien Covid-19 bergejala berat atau kritis, mereka harus menyelesaikan masa isolasi minimal 10 hari, ditambah beberapa hari tanpa gejala, dan wajib negatif tes PCR.
  2. Pasien Covid-19 bergejala ringan atau sedang, biasanya meliputi demam, batuk, pusing, dan kehilangan indra penciuman. Maka ia boleh menyelesaikan masa isolasi 10 hari ditambah 3 hari isolasi bebas gejala, dan tidak perlu tes PCR.
  3. Pasien Covid-19 tanpa gejala, maka cukup dengan isolasi selama 10 hari, dan tidak perlu tes PCR karena sifat virus self limiting disease atau bisa mati dengan sendirinya selama masa inkubasi selesai yakni minimal 10 hari, dan dipastikan mati selama 14 hari.

Perlu diingat juga, beberapa orang setelah sembuh mengalami masalah atau gejala long Covid-19 seperti kesulitan menelan makanan, sulit fokus, sulit mengingat dan sulit berpikir jernih, stres, cemas, bahkan hingga depresi, jadi perlu waspada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Sakit Penuh, di Gunungkidul Banyak Pasien Covid-19 yang Meninggal Saat Isoman

Rumah Sakit Penuh, di Gunungkidul Banyak Pasien Covid-19 yang Meninggal Saat Isoman

Jogja | Senin, 05 Juli 2021 | 16:53 WIB

Viral Artis N Positif Covid-19 Tak Mau Antigen dan Bentak Suster, Netizen: Natasha Wilona?

Viral Artis N Positif Covid-19 Tak Mau Antigen dan Bentak Suster, Netizen: Natasha Wilona?

Entertainment | Senin, 05 Juli 2021 | 16:54 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Pandemi Covid-19 Janggal karena Korban Semua Meninggal di RS?

CEK FAKTA: Benarkah Pandemi Covid-19 Janggal karena Korban Semua Meninggal di RS?

News | Senin, 05 Juli 2021 | 17:04 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB