Kasus Covid-19 Melonjak, Kemenkes Ubah Wisma Haji Pondok Gede Jadi RS Cadangan Covid-19

Arendya Nariswari, Lilis Varwati

Senin, 05 Juli 2021 | 21:06 WIB
Kasus Covid-19 Melonjak, Kemenkes Ubah Wisma Haji Pondok Gede Jadi RS Cadangan Covid-19
Menteri Kesehatan Budi Gunadi saat meninjau langsung vaksinasi di Pasar Tanah Abang. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Wisma Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, kini telah dialihfungsikan menjadi rumah sakit cadangan khusus Covid-19. Tindakan itu sekaligus merespon lonjakan kasus positif Covid-19 di ibukota selama sepuluh hari terakhir. 

“Kami juga sudah mulai mempersiapkan Rumah Sakit Cadangan di Wisma Haji Pondok Gede,” ucap Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Senin (5/7/2021).

Rumah sakit cadangan itu akan berkapasitas 900 kamar dan sudah mulai dikerjakan dengan Kementerian PUPR. Budi menyampaikan, di sana juga akan dibangun 50 kamar, sehingga total akan ada 950 tempat tidur. Rumah sakit cadangan itu direncanakan mulai beroperasi pada Rabu, 7 Juli mendatang.

Budi sudah melakukan instruksi agar semua IGD diubah menjadi ruang isolasi sehingga bisa langsung menampung pasien. Sementara IGD yang dibangun di luar gedung rumah sakit dengan bekerjasama bersama BNPB.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / [Sekretariat Presiden]
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / [Sekretariat Presiden]

Dengan dibangunnya RS cadangan tersebut, Budi mengungkapkan tentu butuh tenaga kesehatan untuk membantu ditugaskan di sana. Tenaga kesehatan telah didatangkan dari daerah-daerah zona hijau, seperti beberapa dari Kalimantan dan Sumatera.

Tenaga kesehatan tersebut juga akan difasilitasi tempat tinggal di Asrama Haji sehingga diharapkan dapat meminimalisir laju penularan Covid-19 antara para nakes lainnya atau bahkan anggota keluarga masing-masing tenaga kesehatan.

Menghadapi lonjakan kasus Covid-19 saat ini, Budi menyampaikan, perlu dilakukan percepatan konversi tempat tidur di rumah sakit. Ia meminta pemerintah daerah di Jawa Timur, Yogyakarta, dan Bali juga meningkatkan konversi tempat tidur untuk merespons lonjakan kasus konfirmasi positif Covid-19.

Beberapa wilayah yang terjadi outbreak kedua, seperti DKI Jakarta, sudah melakukan konversi yang sangat banyak, lebih dari 50 persen sudah untuk pasien Covid-19. Namun masih ada juga provinsi lain seperti Jawa Timur, Yogyakarta, dan Bali yang dinilai masih sedikit konversinya.

“Sehingga kalau kita lihat BOR (Bed Occupancy Rate)-nya tinggi itu karena memang tempat tidur yang dialokasikan untuk Covid-19 masih sangat rendah,” kata Budi. 

baca juga

Kementerian Kesehatan akan memonitor segera agar pemerintah provinsi segera meningkatkan konversi tempat tidur di rumah sakit yang masih rendah.

Khusus DKI Jakarta, mengingat tempat tidur di rumah sakit sudah penuh maka pasien positif Covid-19 yang dirawat hanya yang kondisinya gejala sedang, saturasi oksigen dibawah 95 persen serta ada sesak dan komorbid.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pecah Rekor Lagi, Positif COVID-19 di Jakarta Tambah 10.903 Kasus

Pecah Rekor Lagi, Positif COVID-19 di Jakarta Tambah 10.903 Kasus

Jakarta | Senin, 05 Juli 2021 | 20:55 WIB

Banyak Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri, Demokrat DKI: Kita Harus Saling Bantu

Banyak Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri, Demokrat DKI: Kita Harus Saling Bantu

News | Senin, 05 Juli 2021 | 20:27 WIB

Jangan Panik! Lakukan 4 Hal Ini Jika Saturasi Oksigen pada Pasien Covid-19 Isoman Menurun

Jangan Panik! Lakukan 4 Hal Ini Jika Saturasi Oksigen pada Pasien Covid-19 Isoman Menurun

Health | Senin, 05 Juli 2021 | 21:00 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×