Jangan Panik! Lakukan 4 Hal Ini Jika Saturasi Oksigen pada Pasien Covid-19 Isoman Menurun

Arendya Nariswari, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 05 Juli 2021 | 21:00 WIB
Jangan Panik! Lakukan 4 Hal Ini Jika Saturasi Oksigen pada Pasien Covid-19 Isoman Menurun
Mengukur kadar saturasi oksigen pasien Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Salah satu yang harus diperhatikan saat terpapar Coronavirus Covid-19 adalah tingkat saturasi oksigen. Nah, untuk mengetahui tingkat saturasi oksigen, pasien Covid-19 isolasi mandiri alias isoman harus menggunakan oximeter.

Oximeter merupakan alat tes non-invasif yang berguna untuk mengukur tingkat saturasi oksigen atau kadar oksigen dalam darah. Hasil pengukurannya akan terlihat dalam satuan persen.

Normalnya, kadar oksigen berkisar antara 95 sampai 100 persen, yang menandakan organ tubuh seperti jantung, paru-paru, dan peredaran darah berfungsi dengan baik. Namun, Anda tidak perlu panik jika saturasi oksigen Anda berada di bawah normal.

Pasalnya, ketika kadar oksigen Anda mengalami penurunan, ada beberapa cara meningkatkan saturasi oksigen yang bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama.

Pertolongan pertama jika saturasi oksigen rendah. (TikTok/@doktermedok)
Pertolongan pertama jika saturasi oksigen rendah. (TikTok/@doktermedok)

Seorang influencer kesehatan yang juga seorang dokter umum yakni dr. Adrian Setiaji belum lama ini mengunggah sebuah video pertolongan pertama saat saturasi oksigen turun di akun TikToknya @doktermedok yang mengungkapkan beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menaikkan saturasi oksigen Anda. Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik saat mengetahui saturasi oksigen Anda mengalami penurunan.

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pengecekan ulang saturasi oksigen menggunakan oximeter dalam kondisi jari yang tidak basah.

Pertolongan pertama jika saturasi oksigen rendah. (TikTok/@doktermedok)
Pertolongan pertama jika saturasi oksigen rendah. (TikTok/@doktermedok)

Kedua adalah melakukan prone atau tengkurap dengan meletakkan bantal atau guling pergelangan kaki dan perut agar punggung terasa rileks. Menurutnya, berdasarkan hasil penelitian posisi ini dapat meningkatkan oksigenasi tubuh. Lakukan prone selama 30 menit.

Ketiga adalah posisikan tubuh Anda setengah duduk, bisa dilakukan ditempat tidur. Hal ini bisa Anda lakukan selama 30 menit.

Keempat adalah latihan pengembangan dada atau chest expansion dengan cara tarik nafas melalui hidung dan buang lewat mulut. Lakukan secara perlahan 10 sampai 15 kali. Lakukan 4 hal ini secara bergantian dan Anda bisa kembali mengecek saturasi oksigen yang ada dalam tubuh Anda. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Ancam Tindak Penimbun Obat dan Tabung Oksigen: Jangan Coba-coba jadi Spekulan!

Pemerintah Ancam Tindak Penimbun Obat dan Tabung Oksigen: Jangan Coba-coba jadi Spekulan!

News | Senin, 05 Juli 2021 | 18:51 WIB

Stok Vaksin COVID 19 Habis, Sumsel Berkirim Surat ke Pemerintah Pusat

Stok Vaksin COVID 19 Habis, Sumsel Berkirim Surat ke Pemerintah Pusat

Sumsel | Senin, 05 Juli 2021 | 18:49 WIB

Kasus Harian Covid-19 Kaltim; Angka Kematian Melonjak, Terpapar Virus Corona Berkurang

Kasus Harian Covid-19 Kaltim; Angka Kematian Melonjak, Terpapar Virus Corona Berkurang

Kaltim | Senin, 05 Juli 2021 | 18:44 WIB

Terkini

4 Cushion Tahan 12 Jam Tidak Luntur untuk Kerja Kantoran Sesuai Review dan Harga

4 Cushion Tahan 12 Jam Tidak Luntur untuk Kerja Kantoran Sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:15 WIB

5 Sepeda Lipat United Termurah yang Nyaman dan Praktis untuk Jangka Panjang

5 Sepeda Lipat United Termurah yang Nyaman dan Praktis untuk Jangka Panjang

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta Tanpa Bantuan Orang Dalam Bandara

Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta Tanpa Bantuan Orang Dalam Bandara

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:14 WIB

Sari Yuliati Tinjau Langsung Lokasi Gempa NTT, DPR Pastikan Penanganan Korban Berjalan Cepat

Sari Yuliati Tinjau Langsung Lokasi Gempa NTT, DPR Pastikan Penanganan Korban Berjalan Cepat

DPR | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Tamansiswa Onthel Mardika, Mengulang Jejak Pawai Kemerdekaan Pertama Ki Hadjar Dewantara

Tamansiswa Onthel Mardika, Mengulang Jejak Pawai Kemerdekaan Pertama Ki Hadjar Dewantara

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:12 WIB

Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200

Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:11 WIB

Momen Bendera Pusaka Diarak dari Monas ke Istana Merdeka

Momen Bendera Pusaka Diarak dari Monas ke Istana Merdeka

Foto | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:08 WIB

Detik-detik Sopir Truk Sumbu Pendek Hancurkan Kaca Bus Restu Panda di Madiun

Detik-detik Sopir Truk Sumbu Pendek Hancurkan Kaca Bus Restu Panda di Madiun

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Ketika Banyak WNI Berobat ke Penang, Apa yang Perlu Kita Benahi?

Ketika Banyak WNI Berobat ke Penang, Apa yang Perlu Kita Benahi?

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram

Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:57 WIB

×