Para Ahli Percaya Virus Corona Varian Lambda Punya Mutasi Berbeda, Seperti Apa?

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 06 Juli 2021 | 12:50 WIB
Para Ahli Percaya Virus Corona Varian Lambda Punya Mutasi Berbeda, Seperti Apa?
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Para ahli kembali temukan varian baru virus corona SARS Cov-2 yang jadi penyebab infeksi Covid-19. Terbaru ada varian Lambda yang diyakini pertama kali terdeteksi di Peru sekitar setahun yang lalu.

Ditemukannya varian Lambda menjadi kekhawatiran baru bagi para ilmuwan yang mengatakan semakin banyak mutasi virus berpotensi sebabkan resisten terhadap vaksin Covid-19.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan mutasi varian dapat meningkatkan transmisibilitasnya atau mungkin meningkatkan ketahanannya terhadap antibodi penetral. WHO mengodekan varian Lambda dengan C.37 yang disebut sebagai varian minat.

"Sejauh ini kami tidak melihat indikasi bahwa varian lambda lebih agresif. Ada kemungkinan bahwa itu menunjukkan tingkat infeksi yang lebih tinggi, tetapi kami belum memiliki cukup data yang dapat diandalkan untuk membandingkannya dengan gamma atau delta," kata Jairo Mendez-Rico, ahli virus WHO, kepada DW. 

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Dia mengatakan kepada outlet Jerman bahwa SARS Cov-2 berevolusi, mungkin mulai menjadi lebih menular, tetapi tidak berarti lebih mematikan. 

Direktur Inisiatif Genomics Covid-19 di Wellcome Sanger Institute di Inggris Jeff Barrett mengatakan kepada Financial Times bahwa alasan untuk memahami ancaman dari Lambda, menggunakan data komputasi dan lab, adalah karena varian tersebut memiliki satu set mutasi yang tidak biasa dibandingkan dengan varian lain.

Vaksin yang paling banyak digunakan di negara-negara Barat tampaknya masih menawarkan perlindungan yang kuat terhadap varian delta yang sangat menular, pertama kali diidentifikasi di India dan sekarang menyebar di lebih dari 90 negara lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekurangan Tenaga Dokter, Perawat dan Pemulasaran, Pemkab Lebak Buka Lowongan Relawan

Kekurangan Tenaga Dokter, Perawat dan Pemulasaran, Pemkab Lebak Buka Lowongan Relawan

Banten | Selasa, 06 Juli 2021 | 12:42 WIB

Kubu Raya Target Semua PNS Sudah Vaksin COVID-19 Akhir Juli 2021, Caranya?

Kubu Raya Target Semua PNS Sudah Vaksin COVID-19 Akhir Juli 2021, Caranya?

Kalbar | Selasa, 06 Juli 2021 | 12:40 WIB

Viral Jenazah Pasien Covid-19 Jatuh Dari Ambulans, Diduga Gegara Sopir Kelelahan

Viral Jenazah Pasien Covid-19 Jatuh Dari Ambulans, Diduga Gegara Sopir Kelelahan

Batam | Selasa, 06 Juli 2021 | 12:31 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB