Suara.com - Beberapa waktu lalu, artis Cut Meyriska atau Chika curhat mengenai kelalaian pengasuhnya yang memberi makan anaknya, Shaquille nasi bekas atau nasi sisa hari kemarin.
Cut Meyriska mengetahui anaknya diberi bubur dari nasi bekas oleh sang pengasuh setelah anaknya tak berhenti muntah. Akibatnya, Cut Meyriska dan Roger Danuarta pun sempat membawa Shaquille ke rumah sakit.
"Aku sama suami yang tadinya nggak pernah coba, tapi suamiku hari itu coba dan asinnya parah banget dan dia bikin bubur buat Shaquille dari nasi kita orang gede yang bekas kemarin," kata Cut Meyriska di vlog di YouTube miliknya, Senin (28/6/2021).
Kini, kondisi anak pertama Cut Meyriska dan Roger pun masih sakit. Chika bercerita masih ada bakteri dan jamur di dalam tubuh anaknya meskipun sudah sebulan dari kejadian tersebut.
Perlu dipahami bahwa makan nasi sisa bisa berakibat butuk bagi kesehatan, baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Meskipun Anda sudah mengolahnya atau memanaskannya kembali, makan nasi bekas hari sebelumnya bisa menyebabkan keracunan.
![Bayi Roger Danuarta dan Cut Meyriska, Shaquille Kaili Danuarta. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/11/11/31685-bayi-roger-danuarta-dan-cut-meyriska.jpg)
Karena, sesungguhnya beras mengandung spora, yakni sel yang mampu bereproduksi dengan cepat. Bacillus cereus sendiri adalah sejenis bakteri yang bisa menyebabkan keracunan makanan ddan bisa bertaha hidup meski sudah diolah.
Dilansir dari Womans Day, spora ini bisa tumbuh menjadi bakteri yang berkembang biak dan menghasilkan racun ketika nasi yang sudah dimasak disimpan pada suhu ruang, bukan di dalam suhu ruang.
Racun itulah yang bisa menyebabkan orang mengalami muntah dan diare jika mengonsumsi nasi sisa kemarin. Bila nasi sisa kemarin itu terpapar udara semakin lama, maka akan semakin besar kemungkinannya bakteri ini tumbuh sehingga nasi tidak lagi aman dikonsumsi.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dilansir dari USA Today, pun membenarkan bahwa nasi mengandung bakteri bacillus cereus yang bisa menghasilkan racun ketika dipanaskan kembali atau dibiarkan terlalu lama.
Bacillus cereus merupakan patogen yang menyebabkan dua macam penyakit. Menurut CDC, orang bisa mengalami muntah-muntah setelah 30 menit hingga 6 jam mengonsumsi nasi sisa kemarin.
Jika spora terstimulasi sendiri ketika dikonsumsi dan masuk ke dalam usus, maka spora ini bisa menyebabkan diare setelah 16 jam seseorang mengonsumsinya.
Efek samping setelah mengonsumsi nasi sisa kemarin ini bisa berlangsung selama kurang lebih 24 jam. Selama waktu itu, seseorang yang keracunan nasi sisa kemarin bisa istirahat dan menjaga tubuh tetap terhidrasi sebagai cara terbaik untuk mengobati penyakit.
Bila seseorang mengalami dehidrasi dan tidak bisa mengganti cairan yang hilang, maka ia membutuhkan perawatan medis segera.