Saat PPKM Darurat, Hanya Boleh Keluar untuk Ikut Vaksinasi

Yasinta Rahmawati

Kamis, 08 Juli 2021 | 08:01 WIB
Saat PPKM Darurat, Hanya Boleh Keluar untuk Ikut Vaksinasi
Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi. [Kominfo]

Suara.com - Menurut Juru Bicara Kementerian Komunikasi Dan Informatika Dedy Permadi, PPKM Darurat  bertujuan untuk mengurangi beban nakes dan juga rumah sakit. Jika ingin keluar, ia meminta kepada masyarakat hanya sebatas mendesak saja, seperti ikut program vaksinasi.

Dedy menambahkan, Koordinator PPKM Darurat Luhut Binsar Pandjaitan telah meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, untuk fokus mengalokasikan vaksin kepada sektor industri.

"Ini mempercepat proses vaksinasi, dengan dukungan peran sektor swasta serta KADIN Indonesia, dapat segera mempercepat program vaksin gotong royong," ungkapnya lewat keterangan rilis KPCPEN yang diterima oleh Suara.com, Rabu (7/7/2021).

Selain itu, ia juga mengingatkan Presiden Jokowi telah memerintahkan bahwa di masa PPKM Darurat, pergerakan masyarakat harus bisa diturunkan sampai 50 persen.

"Jadi agenda prioritasnya adalah dengan pergi ke sentra vaksinasi," ungkap Dedy Permadi.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pati sekaligus Bupati Pati - H. Haryanto (kedua kiri) didampingi oleh Head of Manufacturing Garudafood - Awan Susila (kedua kanan) dan Wakil Bupati Pati – Syaiful Arifin (paling kanan) serta Ketua DPRD Pati - Suwarno (paling kiri) meninjau proses pelaksanaan vaksinasi massal.
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pati sekaligus Bupati Pati - H. Haryanto (kedua kiri) didampingi oleh Head of Manufacturing Garudafood - Awan Susila (kedua kanan) dan Wakil Bupati Pati – Syaiful Arifin (paling kanan) serta Ketua DPRD Pati - Suwarno (paling kiri) meninjau proses pelaksanaan vaksinasi massal.

Ia menegaskan, PPKM Darurat ini merupakan tindakan bersama dalam menyelamatkan nyawa masyarakat, sekaligus menurunkan angka kematian dan juga penularan.

"PPKM Darurat ingin menurunkan penambahan pasien baru, yang sejak semalam sampai pukul 14.00 WIB tadi, bertambah lebih dari 34 ribu orang," tambahnya lebih lanjut.

Hingga Selasa ini, lebih dari 47,8 juta dosis vaksin telah diberikan kepada 33,5 juta orang yang menerima dosis pertama, juga 14,3 juta yang meneerima dosis kedua.

Karena itu, ia pun mengajak masyarakat untuk segera mendapatkan vaksinasi. Ditambah perlunya perlindungan diri, mulai dari memakai masker rangkap, tinggal di rumah, sering cuci tangan, menjaga sirkulasi, dan ventilasi ruangan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPKM Darurat Jadi Momen Bersama Turunkan Pandemi Covid-19

PPKM Darurat Jadi Momen Bersama Turunkan Pandemi Covid-19

Bisnis | Kamis, 08 Juli 2021 | 07:56 WIB

Gus Nadir Semprot Ulama Tolak Penutupan Masjid: Makanya Mikir!

Gus Nadir Semprot Ulama Tolak Penutupan Masjid: Makanya Mikir!

Banten | Kamis, 08 Juli 2021 | 07:55 WIB

Ikut Vaksinasi COVID-19 di Garut Bisa Dapat hadiah Mesin Cuci dan Sembako

Ikut Vaksinasi COVID-19 di Garut Bisa Dapat hadiah Mesin Cuci dan Sembako

Jabar | Kamis, 08 Juli 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

×