Mudah Dicari, 6 Makanan Ini Mampu Menurunkan Risiko Kanker

Arendya Nariswari | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 12 Juli 2021 | 08:02 WIB
Mudah Dicari, 6 Makanan Ini Mampu Menurunkan Risiko Kanker
Ilustrasi Sayur dan Buah (Pixabay)

Suara.com - Kanker menjadi penyebab kematian kedua secara global dengan kematian 70 persen. Angka ini terjadi di  negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, menurut Organisasi Kesehatan Dunia.

Badan kesehatan global juga mengatakan bahwa 30-50 persen kanker dapat dicegah karena sekitar sepertiga kematian akibat kanker terjadi karena lima risiko perilaku dan pola makan utama: indeks massa tubuh yang tinggi, asupan buah dan sayuran yang rendah, kurangnya aktivitas fisik. aktivitas, penggunaan tembakau, dan penggunaan alkohol.

Dilansir melalui news18, sebuah studi, yang dilakukan oleh para peneliti di Tuft's Friedman School of Nutrition Science and Policy dan diterbitkan dalam jurnal medis JNCI Cancer Spectrum, menemukan bahwa pada tahun 2015 lebih dari 80.000 kasus kanker baru di Amerika Serikat dikaitkan dengan asupan biji-bijian yang rendah, asupan susu yang rendah, asupan tinggi daging olahan dan daging merah, rendahnya asupan buah dan sayur, serta tingginya asupan minuman manis.

Berikut adalah beberapa makanan terbaik yang menurunkan risiko kanker, menurut beberapa penelitian:

Apel

Ilustrasi apel. (Pexels.com/Skylar Kang)
Ilustrasi apel. (Pexels.com/Skylar Kang)

Apel mengandung polifenol: senyawa nabati yang dapat mencegah peradangan, penyakit kardiovaskular, dan infeksi. Penelitian menunjukkan bahwa polifenol juga memiliki sifat antikanker dan melawan tumor. Sebuah studi 2018 di Journal of Food and Drug Analysis menyarankan bahwa apel phloretin “menghambat migrasi dan proliferasi sel kanker payudara.”

Berry

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Buah beri kaya akan vitamin, mineral, dan serat makanan selain memiliki antioksidan. Satu studi menunjukkan bahwa anthocyanin, senyawa dalam blackberry, menurunkan biomarker untuk kanker usus besar. Studi lain menunjukkan bahwa efek anti-inflamasi blueberry dapat mencegah pertumbuhan tumor kanker payudara pada tikus.

Sayuran Cruciferous

Ilustrasi Brokoli. (freepik)
Ilustrasi Brokoli. (freepik)

Sayuran cruciferous, seperti brokoli, kembang kol, dan kangkung, mengandung sulforaphane, senyawa tanaman dengan sifat antikanker, yang menurut sebuah penelitian secara signifikan menghambat pertumbuhan sel kanker dan merangsang kematian sel pada sel kanker usus besar.

Penelitian juga menunjukkan bahwa sulforaphane dalam kombinasi dengan genistein, senyawa dalam kedelai, dapat secara signifikan menghambat perkembangan dan ukuran tumor kanker payudara. Sulforaphane juga menghambat histone deacetylase, enzim yang terkait dengan perkembangan kanker.

Wortel

Ilustrasi wortel. (Shutterstock)
Ilustrasi wortel. (Shutterstock)

Beta-karoten, yang memberi wortel warna oranye yang berbeda, memiliki hubungan mengurangi risiko kanker payudara, perut dan prostat, menurut beberapa penelitian.

Minyak ikan

Ilustrasi suplemen minyak ikan. (Shutterstock)
Ilustrasi suplemen minyak ikan. (Shutterstock)

Sebuah studi yang dilakukan oleh para ilmuwan di University of Guelph di Ontario, Kanada, menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 yang ditemukan minyak ikan bisa sekitar delapan kali lebih efektif untuk menghentikan perkembangan tumor kanker payudara agresif daripada yang berasal dari sumber nabati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Lebih dari Dua Telur dalam Sehari Dapat Memicu Serangan Jantung

Makan Lebih dari Dua Telur dalam Sehari Dapat Memicu Serangan Jantung

Health | Senin, 12 Juli 2021 | 07:54 WIB

Pentingnya Penanganan Multidisiplin Pada Perawatan Pasien Kanker

Pentingnya Penanganan Multidisiplin Pada Perawatan Pasien Kanker

Health | Jum'at, 09 Juli 2021 | 11:25 WIB

Sederet Manfaat Keladi Tikus, Obat Mujarab Jerawat hingga Kanker

Sederet Manfaat Keladi Tikus, Obat Mujarab Jerawat hingga Kanker

Riau | Jum'at, 09 Juli 2021 | 09:34 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB