Kurangnya Informasi yang Akurat, Bikin Pasien Covid-19 Terlambat Ditangani

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 12 Juli 2021 | 08:50 WIB
Kurangnya Informasi yang Akurat, Bikin Pasien Covid-19 Terlambat Ditangani
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Suara.com - Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang mengganas, masih banyak isu dan informasi tidak tepat yang beredar di masyarakat. Hal itu juga kerap dikenal dengan infodemi.

Tentunya infodemi tersebut jadi tantangan tersendiri bagi penanganan pandemi Covid-19. Kabar baiknya, kini muncul berbagai plarform untuk mencari informasi mengenai Covid-19.

Salah satunya Platform baikhati.id merangkum informasi yang dibutuhkan secara detail dan lengkap seputar virus yang cepat menular tersebut.

“Dengan hadirnya baikhati.id diharapkan masyarakat terutama yang terpapar Covid-19 bisa cepat mengantisipasi penanganan, karena mereka mendapatkan informasi yang cepat dan tepat dari baikhati.id,” ujar Perwakilan Baik Hati, Saptana, dilansir dari keterangannya, Senin, (12/7/2021).

Ilustrasi Covid-19.(Freepik.com)
Ilustrasi Covid-19.(Freepik.com)

Lebih jauh Saptana menjelaskan, sejauh ini masih banyak kejadian masyarakat terpapar Covid-19 seperti kehilangan arah dan terlambat penanganannya, karena mereka tidak mengetahui informasi secara detail mengenai seputar virus ini.

Menurut Saptana, ada beberapa kasus yang akhirnya mereka tak tertolong karena kurangnya informasi. Contoh, katika terpapar, mereka langsung ke rumah sakit A padahal rumah sakit itu penuh, sementara rumah sakit B masih bisa menampung pasien, akhirnya mereka seperti terombang ambing.

Hal Ini, katanya, dapat memperparah kondisi pasien, karena selain keadaan terpapar virus juga psikis pun sangat terpengaruh saat melihat kondisi rumh sakit yang penuh. Dengan adanya baikhati.id, hal seperti ini bisa diminimalisir keadaan yang buruk.

Contoh lainnya, kata Saptana, terjadi pada kasus cluster keluarga, dalam keluarga ada satu orang yang terpapar maka bisa menular ke anggota keluarga yang lain, jika tidak segera ditangani sesuai kondisi pasien, yaitu dengan melakukan tindakan isolasi mandiri atau dilarikan ke rumah sakit.

Saptana menjelaskan, banyak pasien yang terpapar Covid-19 memilih isolasi mandiri baik dilakukan di rumah atau apartemen untuk pemulihan, tapi kadang banyak yang tidak mengerti bagaimana melakukan isolasi mandiri yang baik dan benar, agar tidak menularkan anggota keluarga yang lain. Di baikhati.id akan ada panduan isolasi mandiri di rumah, atau informasi lainnya yang dibutuhkan masyarakat.

“Sejauh ini belum banyak platform yang memberikan informasi lengkap seputar penanganan Covid-19. Sementara masyarakat sangat membutuhan informasi tersebut, baikhati.id memenuhi kebutuhan itu,” paparnya.

Dia menjelaskan, di baikhati.id juga terhubung dengan kanal sosial media seperti Instagram, Facebook, dan Twitter. Kanal tersebut berisi mengenai informasi penting, agen/penyedia oksigen, donor plasma, ambulans/mobil jenazah, rumah sakit, dan rumah sakit lapangan.

Selain itu, katanya, bagi sahabat yang ingin membantu sesama bisa mengirimkan informasi lengkap dan detail kronologi kepada Whatsapp Bot atau Telegram Bot yang sudah tersedia pada platform baikhati.id.

“Sahabat juga bisa berdonasi dengan membuka website dan pilih menu donasi, dipastikan donasi ini langsung diterima oleh rumah sakit atau pasien yang membutuhkan secara transparan,” ujarnya.

Baik hati terus membuka pintu dan menyambut baik pihak manapun untuk berkolaborasi peduli kepada masyarakat. Semoga langkah ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 yang semakin mengganas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Interaksi Obat Jadi Sebab Kematian Pasien Covid-19? Ini Kata Ahli

Benarkah Interaksi Obat Jadi Sebab Kematian Pasien Covid-19? Ini Kata Ahli

Health | Senin, 12 Juli 2021 | 08:22 WIB

6 Cara Atasi Sesak Nafas karena Positif COVID-19, Jangan Panik!

6 Cara Atasi Sesak Nafas karena Positif COVID-19, Jangan Panik!

Bali | Senin, 12 Juli 2021 | 08:10 WIB

Dokter Tirta: Ini Penyebab Kenapa Indonesia Sulit Mengendalikan Pandemi Covid-19

Dokter Tirta: Ini Penyebab Kenapa Indonesia Sulit Mengendalikan Pandemi Covid-19

Health | Senin, 12 Juli 2021 | 08:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB