FDA Temukan Risiko Vaksin Johnson & Johnson Picu Kelainan Langka

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 13 Juli 2021 | 07:57 WIB
FDA Temukan Risiko Vaksin Johnson & Johnson Picu Kelainan Langka
Ilustrasi vaksin Johnson & Johnson (Pixabay/qimono)

Suara.com - Food and Drug Administration (FDA) mengumumkan peringatan baru tentang vaksin Covid-19 Johnson & Johnson yang kemungkinan berkaitan dengan sindrom Guillain-Barre, yakni gangguan saraf autoimun langka.

FDA mengeluarkan peringatan itu dengan menyertai lembar fakta bahwa vaksin Johnson & Johnson meningkatkan risiko gangguan saraf autoimun langka setelah vaksinasi.

FDA mengeluarkan peringatan itu setelah muncul sekitar 100 laporan awal kasus sindrom Guillain-Barre dengan latar belakang sebanyak 12,5 juta dosis vaksin Johnson & Johnson telah didistribusikan.

"Meskipun bukti yang tersedia sudah menunjukkan hubungan antara vaksin Janssen dan peningkatan risiko GBS, tapi itu tidak cukup untuk membangun hubungan sebab akibat," kata FDA dikutip dari Fox News.

Namun, FDA telah mengevaluasi informasi yang tersedia mengenai vaksin Johnson & Johnson dan terus mencari manfaat potensial dari suntikan vaksin Covid-19 tersebut.

Ilustrasi Vaksin Johnson & Johnson. [Pixabay/PhotoLizM]
Ilustrasi Vaksin Johnson & Johnson. [Pixabay/PhotoLizM]

Selain itu, FDA melalui peringatan ini menyarankan orang-orang untuk mencari perhatian medis jika mengalami gejala tertentu setelah vaksinasi.

Adapun gejala yang dimaksud adalah kelelahan atau kesemutan di kaki atau lengan yang memburuk atau menyebar ke bagian tubuh lain, kesulitan berjalan, kesulitan bicara, mengunyah, menelan, penglihatan ganda, kesulitan menggerakkan mata, kesulitan mengontrol kandung kemih dan fungsi usus.

Sementara itu, perusahaan pembuat vaksin Johnson & Johnson telah melakukan pembicara dengan FDA dan regulator lainnya mengenai kasus tersebut.

"Peluang terjadinya hal ini sangat rendah, dan tingkat kasus yang dilaporkan tergolong sedikit bila dibandingkan dengan banyaknya vaksin yang didistribusikan," jelas perusahaan Johnson & Johnson.

baca juga

Juru bicara Centers for Disease Control and Prevention (CDC) juga mengkonfirmasi bahwa CDC dan FDA sedang memantau laporan kasus sindrom Guillain-Barre setelah suntik vaksin Johnson & Johnson.

"Laporan GBS setelah menerima vaksin Johnson & Johnson memang jarang terjadi. Tapi, kemungkinan kecil ini bisa menjadi risiko efek samping vaksin Covid-19 ini," kata Kristen Nordlund, asisten khusus direktur komunikasi di CDC.

Nordlund dan FDA mengatakan data yang tersedia tidak menunjukkan tren yang sama dengan vaksin Covid-19 mRNA, seperti vaksin Pfizer dan vaksin Moderna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Larang Hubungan Seks Usai Suntik Vaksin Covid-19, Ini Sebabnya!

Rusia Larang Hubungan Seks Usai Suntik Vaksin Covid-19, Ini Sebabnya!

Health | Senin, 12 Juli 2021 | 12:04 WIB

Daftar Klinik Kimia Farma di Jakarta Tunda Vaksin Berbayar

Daftar Klinik Kimia Farma di Jakarta Tunda Vaksin Berbayar

Jakarta | Senin, 12 Juli 2021 | 11:01 WIB

Hati-hati, Ini 5 Gejala Virus Corona Pada Pasien yang Sudah Vaksin Covid-19

Hati-hati, Ini 5 Gejala Virus Corona Pada Pasien yang Sudah Vaksin Covid-19

Health | Senin, 12 Juli 2021 | 10:28 WIB

Terkini

Ijazah Makin Tinggi, Kerja Layak Makin Langka: Siapa yang Gagal?

Ijazah Makin Tinggi, Kerja Layak Makin Langka: Siapa yang Gagal?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Viva Face Tonic Spirulina untuk Jenis Kulit Apa? Kenali Fungsinya agar Tak Salah Pilih

Viva Face Tonic Spirulina untuk Jenis Kulit Apa? Kenali Fungsinya agar Tak Salah Pilih

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:25 WIB

Promo Alfamart Terbaru 9 Agustus 2026, Ada Diskon Susu hingga Popok Bayi

Promo Alfamart Terbaru 9 Agustus 2026, Ada Diskon Susu hingga Popok Bayi

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:25 WIB

4 Perbedaan Jam Tangan Seiko 5 dan Seiko Prospex, Bukan Cuma Desainnya

4 Perbedaan Jam Tangan Seiko 5 dan Seiko Prospex, Bukan Cuma Desainnya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar

Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!

Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:11 WIB

10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika

10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka

Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:04 WIB

Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!

Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global

Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:58 WIB

×