Mengenal Actemra, Merek Obat Pasien Covid-19 Rekomendasi WHO Serta Efek Sampingnya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 13 Juli 2021 | 14:15 WIB
Mengenal Actemra, Merek Obat Pasien Covid-19 Rekomendasi WHO Serta Efek Sampingnya
Ilustrasi obat. (Shutterstock)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini merekomendasikan obat yang dianggap bisa menurunkan risiko kematian akibat Covid-19. Salah satunya ialah tocilizumab atau yang dikenal dengan merek dagang Actemra.

Saat ini, obat Actemra banyak dicari oleh pasien Covid-19 di Indonesia. Namun, sebelum menggunakannya, akan lebih baik mengetahui tentang tocilizumab atau Actemra terlebih dahulu.

Actemra adalah nama merek obat yang didalamnya mengandung tocilizumad. Dari hasil berbagai penelitian, WHO menyebutkan jenis obat tersebut dapat menghambat interleukin-6 sehingga bisa mencegah terjarinya badai sitokin pada pasien Covid-19 dengan kondisi berat dan kritis.

Ahli Farmasi Universitas Padjajaran, Bandung, Prof. Dr. Keri Lestari, M.Si. Apt., menjelaskan, salah satu obat tersebut, tocilizumab, sudah sering digunakan untuk pengobatan peradangan sendi, rheumatoid arthritis, salah satu jenis penyakit autoimun.

Ilustrasi obat cacing. (Pixabay)
Ilustrasi obat actemra. (Pixabay)

Selama pandemi, menurut prof Keri, tocilizumab belum terlalu banyak dipakai di Indonesia untuk pasien Covid-19.

"Saya lihat belum terlalu banyak digunakan karena obat persediaan terbatas. Apakah obat masuk ke Indonesia, perlu cek. Di global juga jumlahnya terbatas dan harganya sangat mahal," kata prof Keri dihubungi suara.com, Rabu (8/7/2021).

Actemra dapat menyebabkan efek samping ringan atau serius. Untuk informasi lebih lanjut tentang kemungkinan efek samping Actemra, bicarakan dengan dokter atau apoteker.

Efek samping ringan dari Actemra dapat meliputi:

  • infeksi saluran pernapasan atas, seperti flu biasa
  • nasofaringitis (pembengkakan saluran hidung dan belakang tenggorokan Anda)
  • sakit kepala
  • tekanan darah tinggi
  • reaksi di tempat suntikan, yang dapat menyebabkan rasa sakit, kemerahan, atau bengkak pada atau di dekat area suntikan Actemra
  • Sebagian besar efek samping ini dapat hilang dalam beberapa hari atau beberapa minggu. Tetapi jika mereka menjadi lebih parah atau tidak hilang, bicarakan dengan dokter atau apoteker Anda.

Efek samping serius dari Actemra tidak umum, tetapi bisa terjadi. Hubungi dokter segera Anda memiliki efek samping yang serius. Efek samping yang serius dan gejalanya dapat meliputi:

  • Masalah hati
  • Robek atau lubang kecil di perut dan usus
  • Gangguan darah
  • Tingkat kolesterol tinggi
  • Reaksi alergi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Tocilizumab Ampuh Cegah Kematian Akibat Covid-19? Ini Penjelasannya

Benarkah Tocilizumab Ampuh Cegah Kematian Akibat Covid-19? Ini Penjelasannya

Health | Kamis, 08 Juli 2021 | 15:30 WIB

Direkomendasikan WHO Untuk Cegah Kematian Akibat Covid-19, Segini Harga Obat Tocilizumab

Direkomendasikan WHO Untuk Cegah Kematian Akibat Covid-19, Segini Harga Obat Tocilizumab

Health | Kamis, 08 Juli 2021 | 11:55 WIB

Tocilizumab, Obat yang Diklaim Kurangi Risiko Kematian Pasien Covid-19

Tocilizumab, Obat yang Diklaim Kurangi Risiko Kematian Pasien Covid-19

Health | Rabu, 17 Februari 2021 | 13:45 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB