Seperempat Pasien di Swiss Masih Alami Gejala Virus Corona Hingga 6 Bulan

Kamis, 15 Juli 2021 | 10:18 WIB
Seperempat Pasien di Swiss Masih Alami Gejala Virus Corona Hingga 6 Bulan
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian terhadap orang dewasa di Swiss yang telah tertular virus corona Covid-19 menemukan bahwa seperempat dari mereka masih memiliki gejala selama 6 hingga 8 bulan setelah sembuh.

Gejala itu berupa kelelahan, sesak napas dan depresi yang merupakan gejala virus corona Covid-19 jangka panjang paling umum. Orang dalam kondisi ini membutuhkan perawatan pasca-Covid-19.

Studi kohort ini diperoleh berdasarkan sampel dari orang-orang yang terinfeksi virus corona Covid-19. Studi itu pun menemukan bahwa 26 persen orang tidak sepenuhnya pulih dari virus corona dalam 6-8 bulan setelah didiagnosis positif Covid-19. Lalu, 40 persen orang memiliki setidaknya satu kontak perawatan kesehatan lebih terkait Covid-19.

"Temuan ini menggarisbawahi perlunya perencanaan sumber daya dan layanan perawatan kesehatan yang tepat waktu sesuai dengan kebutuhan individu masih mengalami gejala pasca-Covid-19," kata penulis studi dai University of Zurich, Swiss dikutip dari Fox News.

Penelitian yang dilakukan di PLOS ONE melibatkan 431 peserta dengan usia rata-rata 47 tahun, yang didiagnosis virus corona Covid-19 antara Febuari dan Agustus 2020. Menurut data, 89 persen orang bergejala ketika didiagnosis positif Covid-19 dan 19 persen orang membutuhkan rawat inap.

Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)

Para peneliti pun menemukan persentase yang lebih tinggi dari perempuan dan kasus rawat inap dalam kelompok orang yang gejalanya belum teratasi 6-8 bulan pasca-diagnosis.

Di antara 26 persen orang yang melaporkan gejala Long Covid-19, sekitar 55 persen di antaranya mengalami kelelahan, 25 persen alami sesak napas dan 26 persen alami gejala depresi.

Studi mengenai Long Covid-19 ini sedang berlangsung di seluruh dunia dengan para peneliti yang berusaha untuk mengidentifikasi penyebab, faktor risiko dan bantuan untuk pasien Covid-19 yang mengalami Long Covid-19.

Baca Juga: Orang Pertama yang Positif Covid-19 di India Kembali Terinfeksi Virus Corona

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI