Temuan Baru, Tes Darah Bisa Deteksi Long Covid-19 Pada Pasien Virus Corona

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 13 Juli 2021 | 07:47 WIB
Temuan Baru, Tes Darah Bisa Deteksi Long Covid-19 Pada Pasien Virus Corona
Ilustrasi tes darah (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian menemukan tes darah sederhana bisa membantu mengonfirmasi pasien virus corona Covid-19 akan menderita Long Covid-19 dalam beberapa bulan atau tidak.

Sebelumnya, para ilmuwan melihat pola penyimpangan pada pasien virus corona dengan kondisi yang melemahkan. Peneliti Imperial College London menemukan antibodi jahat dalam darah orang yang menderita Long Covid-19.

Danny Altmann, seorang profesor imunologi di Imperial, mengatakan ada prediksi bahwa 100.000 infeksi virus corona baru sehari sama dengan 10.000 hingga 20.000 kasus Long Covid-19 sehari, terutama pada orang yang masih muda.

Kemudian dilansir dari The Sun, para ahli pun mencoba mengambil sampel darah dari pasien virus corona Covid-19 dan orang sehat yang belum pernah terinfeksi virus corona Covid-19.

Mereka menemukan antibodi yang berbeda dalam darah menandakan perbedaan antara mereka yang pulih dari virus corona Covid-19 dan mereka yang mengembangkan Long Covid-19 dalam waktu lama.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Mereka menemukan autoantibodi yang menyerang jaringan sehat secara tak sengaja dan terus menyebabkan kerusakan, bukan antibodi yang melawan infeksi.

Sekretaris pemerintah Inggris, Kwasi Kwarteng mengatakan sekarang ini tercatat sebanyak 5 ribu orang di negaranya terinfeksi virus corona setiap hari, karena kasus yang melonjak pada akhir musim panas.

Tapi, ia tetap bersikeras bahwa Inggris sudah bisa melonggarkan aturan pembatasan sosial. Pemerintah Inggris memiliki keyakinan bahwa suntikan vaksin Covid-19 bisa melindungi populasi.

Padahal, para ilmuwan telah memperingatkan bahwa kondisi itu bisa membawa Inggris dalam tekanan yang lebih besar akibat virus corona Covid-19, terutama pada kaum muda.

baca juga

Mereka juga menjelaskan bahwa gejala Long Covid-19 nampaknya tidak terkait dengan seberapa parah pasien terinfeksi virus corona pertama kalinya.

Karena, pasien virus corona masih bisa mengalami Long Covid-19 jika kondisinya bugar, sehat dan tak terlalu parah ketika terinfeksi virus corona pertama kali.

Meskipun, ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang menderita Long Covid-19, termasuk wanita usia 35 hingga 69 tahun, orang obesitas dan memiliki masalah kesehatan mental, serta orang yang tinggal di lingkungan tak memadai dan bekerja di pusat layanan kesehatan.

Adapun gejala Long Covid-19, biasanya menyerupai kelelahan, demam tinggi, diare, rambut rontok, nyeri dada, insomnia, halusinasi, disorientasi, masalah kognitif, masalah pernapasan, nyeri otot atau tubuh, muntah, detak jantung lebih dari 100 detak per menit dan masalah irama jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Ada Pasien Covid-19 Bergejala Ringan? Ini Sebabnya

Kenapa Ada Pasien Covid-19 Bergejala Ringan? Ini Sebabnya

Health | Jum'at, 09 Juli 2021 | 20:22 WIB

Long Covid-19 Bisa Sebabkan Pria Disfungsi Ereksi, Benarkah?

Long Covid-19 Bisa Sebabkan Pria Disfungsi Ereksi, Benarkah?

Health | Jum'at, 09 Juli 2021 | 19:52 WIB

Varian Lambda, Apakah Vaksin Covid-19 Efektif Melawannya?

Varian Lambda, Apakah Vaksin Covid-19 Efektif Melawannya?

Health | Rabu, 07 Juli 2021 | 15:09 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB