1 Juta Vaksin Astrazeneca Tiba di Indonesia, Ini Fakta, Efektivitas, dan Keunggulannya

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 16 Juli 2021 | 11:15 WIB
1 Juta Vaksin Astrazeneca Tiba di Indonesia, Ini Fakta, Efektivitas, dan Keunggulannya
Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Indonesia kembali mendapat pasokan 1.041.400 dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca. Jumlah itu merupakan bagian dari perjanjian antara AstraZeneca dan Pemerintah Indonesia untuk pengiriman 50 juta dosis vaksin

Pengiriman ini menambah jutaan dosis vaksin AstraZeneca yang telah diterima Indonesia melalui COVAX dan donasi dari berbagai negara.

Sampai saat ini sekitar 14.7 juta dosis vaksin AstraZeneca telah dikirimkan ke Indonesia. AstraZeneca juga akan mengirimkan jutaan dosis vaksin lagi dan mendukung pengiriman dosis tambahan melalui COVAX maupun donasi secara nirlaba.

Untuk tahu lebih lanjut tentang vaksin AstraZeneca, berikut ini fakta dan juga keunggulan yang berhasil dirangkum Suara.com.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Cara Kerja Vaksin Astrazeneca

Vaksin AstraZeneca menggunakan adenovirus simpanse penyebab flu biasa, atau vektor, untuk mengangkut beberapa DNA virus corona ke sel Anda. Sel-sel Anda kemudian mengambil DNA itu dan mengubahnya menjadi protein lonjakan virus, yang digunakan virus untuk memasuki sel dan menyebabkan infeksi.

Sel-sel memasang respons kekebalan tetapi jumlah virus yang sebenarnya sangat kecil, Anda tidak benar-benar terkena infeksi penyakit.

Vaksin diberikan dalam dua dosis, dengan jarak yang disarankan antara dosis 8 hingga 12 minggu.

Beda dengan yang lain

baca juga

Meski Moderna dan Pfizer didasarkan pada mRNA, vaksin AstraZeneca adalah vaksin vektor virus. Ini berarti menggunakan mekanisme yang berbeda untuk menginduksi respon imun. Dosis kedua juga diberikan pada interval yang lebih lama, daripada interval yang disarankan 3 hingga 4 minggu dengan yang lain.

Efektivitas

Studi kemanjuran vaksin ini telah luas. Analisis gabungan dari empat penelitian besar menemukan bahwa dalam kelompok yang menerima dua dosis standar vaksin AstraZeneca, kemanjuran keseluruhannya adalah 70,4 persen.

Beberapa bulan kemudian, AstraZeneca mengumumkan bahwa 76 persen efektif dalam mencegah penyakit simtomatik. Dalam kelompok yang menerima dosis lebih rendah pada awalnya, hasil yang mengejutkan adalah penemuan kemanjuran 90 persen. Alasan untuk ini tidak jelas, dan penelitian lebih lanjut perlu dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Link Pendaftaran Vaksinasi COVID-19 di Technopark Baros Utama Cimahi

Link Pendaftaran Vaksinasi COVID-19 di Technopark Baros Utama Cimahi

Jabar | Jum'at, 16 Juli 2021 | 10:45 WIB

Sindikat Surat Vaksin Covid-19 Palsu Tumbuh Subur di Kota Batam, Relawan Jadi Tersangka

Sindikat Surat Vaksin Covid-19 Palsu Tumbuh Subur di Kota Batam, Relawan Jadi Tersangka

Batam | Jum'at, 16 Juli 2021 | 10:41 WIB

Erick Thohir Pastikan Rakyat Mendapatkan Obat Covid-19 Secara Gratis

Erick Thohir Pastikan Rakyat Mendapatkan Obat Covid-19 Secara Gratis

Video | Jum'at, 16 Juli 2021 | 10:35 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×