Jokowi Targetkan Herd Immunity Jakarta - Bali Agustus 2021, Ini Tanggapan Epidemiolog

Bimo Aria Fundrika

Sabtu, 17 Juli 2021 | 19:34 WIB
Jokowi Targetkan Herd Immunity Jakarta - Bali Agustus 2021, Ini Tanggapan Epidemiolog
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin rapat terbatas melalui konferensi video mengenai evaluasi PPKM Darurat dari Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/7/2021). [Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Widodo optimistis bahwa target her immunity di Jakarta dan Bali bisa tercapai pada Agustus 2021 mendatang.

Dalam Ratas Evaluasi PPKM Darurat, Istana Merdeka, Presiden Jokowi mengatakan bahwa Jakarta dan Bali merupakan provinsi dengan cakupan vaksinasi tertinggi di Indonesia.

"Bali sudah 81 persen dosis yang sudah disuntikkan, DKI sudah 72 persen, ini saya kira Agustus sudah bisa masuk ke herd immunity," ujar Jokowi dalam Ratas Evaluasi PPKM Darurat, Istana Merdeka, dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Sabtu, (17/7/2021).

Menanggapi hal tersebut, Ahli Epidemiolog dari Grifith University, Dicky Budiman mengatakan herd immunity merupakan capaian jangka panjang. Dicky menegaskan, itu bukan melulu tentang mencapai target vaksinasi Covid-19 hingga 85 persen.

Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Riau (Riau Online)
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Riau (Riau Online)

"Jangankan Indonesia, level dunia saja herd immunitynya saja makin jauh, makin susah, makin diujung sana," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Sabtu, (17/7/2021).

Menurutnya ada sejumlah hal yang penting untuk dipahami ketika bicara soal herd immunity. Pertama ialah terkait dengan cakupan dari vaksinasi dan efek proteksi yang diberikan.

"Pertama cakupan vaksinasi yang harus terbukti, vaksin yang diberikkan memberikan efek porteksi dalam mencegah penularan," ujar Dicku.

"Kalau vaksin itu tidak memiliki efikasi pencegah penularan, ya seperti saat ini, semua vaksin yang ada saat ini, tidak bisa mencegah penularan dengan memadai, itu membuat herd immunity jadi lama dan tidak tahu kapan."

Kedua, lanjut Dicky, ialah soal cakupan vaksinasi pada kelompok usia anak, ibu hamil. Belum lagi juga terkait dengan alokasi vaksin yang memadai untuk bisa melindungi dari varian delta masih terbatas.

baca juga

"Herd immunity ini ada variabel angka reproduksi yang dibawah 1, ini ditentukan adanya 3T dan 5T yang masih jadi pr kita," kata Dicky.

Belum lagi adanya kelompok antivaksin dan yang menolak. Menurutnya, narasi yang mesti dibangun pemerintah saat ini ialah memberikan vaksin sebanyak mungkin.

Lebih jauh Dicky mengatakan bahwa vaksinasi memang penting, namun tidak bisa hanya mengandalkan pada satu cara.

"Dalam perang kita, yang strategi pertama itu 3T, kalau 3T dilakukan cukup rapid antigen sudah bisa," ujar Dicky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambah Dua Orang, Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Rejang Lebong Jadi 34 Jiwa

Tambah Dua Orang, Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Rejang Lebong Jadi 34 Jiwa

Sumsel | Sabtu, 17 Juli 2021 | 19:32 WIB

Kasus Covid-19 di Sulteng Bertambah 337 Orang dan 61 Sembuh

Kasus Covid-19 di Sulteng Bertambah 337 Orang dan 61 Sembuh

Sulsel | Sabtu, 17 Juli 2021 | 19:20 WIB

PPKM Darurat Diperpanjang atau Tidak, Ini Kata Jokowi

PPKM Darurat Diperpanjang atau Tidak, Ini Kata Jokowi

News | Sabtu, 17 Juli 2021 | 19:20 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×