Pentingnya Kotak Pertolongan Pertama Bagi Orangtua dengan Anak Balita

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 18 Juli 2021 | 16:35 WIB
Pentingnya Kotak Pertolongan Pertama Bagi Orangtua dengan Anak Balita
Ilustrasi pertolongan pertama

Suara.com - Balita yang masih dalam masa pertumbuhan dikenal gemar mencoba sesuatu yang baru, yang mereka anggap menarik. Padahal tak sedikit dari yang anak lakukan, bisa membahayakan mereka.

Saat terjadi kecelakaan kecil yang membuat anak terluka, orangtua tentu menjadi dokter pertama yang memberikan perawatan. Oleh sebab itu sangat disarankan pentingnya memiliki kemampuan pertolongan pertama di rumah.

"Orangtua jadi dokter pertama di rumah. Penting banget kalau kita punya kotak pertolongan pertama yang isinya bisa plester, perban, cairan antiseptik jika perlu diberikan."

"Kemudian di masa pandemi ini juga jangan lupa oximeter, termometer, itu perlu banget. Dan obat-obatan, seperti obat penurun panas," kata dokter spesialis anak dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A., saat siaran langsung Instagram bersama Hansaplast, Minggu (18/7/2021).

Ketika anak sedang melakukan aktivitas fisik, dokter Mesty mengatakan bagaimana anak kerap kali mengalami kecelakaan kecil hingga menimbulkan luka pada tubuh anak. Untuk itu mengingatkan, orangtua harus tahu cara menangani luka sesuai kategorinya.

"Pertama kita harus beda kan dulu luka, apakah lecet, sobek, atau luka bakar, ataupun luka tusuk. Cara menanganinya, jika tidak terlalu dalam bisa bersihkan dulu dengan air mengalir kemudian berikan cairan antiseptik kemudian plester. Kita tahu bahwa dengan menutup plester ataupun perban  studi menunjukkan bahwa penyembuhan luka bisa lebih baik dan lebih cepat," jelasnya.

Dalam menggunakan cairan antiseptik, dokter Mesty juga mengingatkan agar memilih cairan dengan tingkat toleran yang baik agar tidak menimbulkan rasa nyeri bagi anak. Senab jika anak merasakan perih saat luka dibersikan, menurut dokter Mesty, kemungkinan terjadi reaksi inflamasi.

Sementara itu, jika yang terjadi luka pendarahan, segera lakukan penekanan pada area luka agar darah berhenti mengalir. Dokter Mesty mengatakan, oenekanan perlu dilakukan kira-kira lima menit agar darah benar-benar berhenti mengalit. 

"Jika tangan yang mengalami pendarahan, kita tinggikan tangannya. Kemudian tekan luka agar pendarahan berhenti terlebih dahulu. Jadi setelah pendarahan tidak mengalir lagi, biasanya dalam waktu 5 menit, bisa berikan cairan antiseptik lalu ditutup," ujarnya.

baca juga

"Kalau misalnya itu ternyata luka tusuk, sebisa mungkin langsung dibawa ke fasilitas kesehatan. Jangan dicopot sendiri," imbuh dokter Mesty.

Menurutnya, orangtua juga perlu mengenali tanda anak mengalami luka dan harus segera dibawa ke dokter.

Ia menjelaskan, tanda yakni, mengalami pendarahan tidak berhenti selama lebih dari 5 menit, luka semakin parah, seperti membengkak, berdarah, atau bernanah, dalam 24 jam meski telah dilakukan prrawatan di rumah.

"Sebaiknya segera dibawa ke fasilitas kesehatan. Apalagi jika anak muncul demam dengan tandanya juga meradang, itu sebaiknya langsung tolong dibawa ke fasilitas kesehatan," pungkas dokter Mesty.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Balita Berdiri di Pinggir Jalan, Ingin Ketemu Bapak yang Jadi Kernet Bus

Viral Video Balita Berdiri di Pinggir Jalan, Ingin Ketemu Bapak yang Jadi Kernet Bus

Hits | Rabu, 14 Juli 2021 | 22:01 WIB

Polisi Tangkap Pria Pemerkosa Balita di Merauke, Begini Tampangnya

Polisi Tangkap Pria Pemerkosa Balita di Merauke, Begini Tampangnya

Sulsel | Selasa, 13 Juli 2021 | 17:12 WIB

Sudah 12 Balita Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di Riau

Sudah 12 Balita Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di Riau

Riau | Senin, 12 Juli 2021 | 21:05 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×