Perlukah Suntikan Kedua Vaksin Covid-19 Bagi Penyintas Virus Corona?

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 18 Juli 2021 | 20:45 WIB
Perlukah Suntikan Kedua Vaksin Covid-19 Bagi Penyintas Virus Corona?
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Vaksin Covid-19 tidak hanya diperuntukkan bagi orang yang belum pernah terinfeksi virus corona, tetapi juga para penyintas Covid-19. Pasien virus corona Covid-19 disarankan tetap suntik vaksin Covid-19 setelah 3 bulan sembuh.

Karena, suntik vaksin Covid-19 sangat penting untuk menawarkan banyak perlindungan bermanfaat, termasuk bagi orang yang pernah terkena virus tersebut.

Banyak ahli setuju bahwa orang yang pernah terinfeksi virus corona sekali hanya membutuhkan satu dosis vaksin Covid-19, berbeda dengan orang yang belum pernah terinfeksi virus corona Covid-19.

Meski begitu, ada juga bukti yang menunjukkan satu kali suntikan vaksin Covid-19 mungkin tidak menawarkan perlindungan yang maksimal terhadap varian virus corona. Selain itu, hal ini bisa meningkatkan risiko pasien mengalami infeksi ulang.

Tapi, ada pula vaksin Covid-19 yang memang hanya menawarkan satu dosis saja, yakni vaksin Johnson & Johnson. Satu dosis vaksin Covid-19 ini diklaim mampu memberikan perlindungan yang cukup baik.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. [Pixabay/PhotoLizM]
Ilustrasi Vaksin Covid-19. [Pixabay/PhotoLizM]

Sebelum membahas mengenai suntikan vaksin Covid-19 bagi penyintas lebih jauh, Anda juga perlu memahami alasan penyintas virus corona tetap membutuhkan vaksin Covid-19.

Sebenarnya dilansir dari Times of India, penyintas virus corona akan memiliki kekebalan alami pasca infeksi dan memiliki antibodi defensive yang tetap pada puncaknya sementara waktu.

Kekebalan alami ini dipercaya tetap pada tingkat yang substansial hingga 90 hari dan lebih lama lagi pada kasus parah. Karena itulah, penyintas virus corona tidak bisa langsung suntik vaksin Covid-19 setelah sembuh.

Namun, tingkat kekebalan setiap penyintas virus corona ini berbeda-beda. Ada bukti yang menunjukkan bahwa satu dosis vaksin Covid-19 bisa semakin meningkatkan kekebalan yang sudah dimiliki sebelumnya.

baca juga

Respons kekebalan mereka dengan satu dosis suntikan vaksin Covid-19 bisa setara dengan kekebalan orang-orang yang menerima dua dosis vaksin Covid-19.

Ada juga penelitian yang lebih kuat membuktikan kalau sementara waktu ini suntikan kedua vaksin Covid-19 tidak terlalu dibutuhkan para penyintas. Penelitian ini telah mengamati bahwa orang yang pernah terinfeksi virus corona meningkatkan respons kekebalan yang lebih kuat walau hanya mendapat satu kali suntikan vaksin Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap! Bupati Pandeglang Irna Terpapar Covid-19 Varian Delta Diduga Gegara Ini

Terungkap! Bupati Pandeglang Irna Terpapar Covid-19 Varian Delta Diduga Gegara Ini

Banten | Minggu, 18 Juli 2021 | 16:11 WIB

Lindungi Diri dari Varian Beta, Cobalah Ikuti Pola Diet Nabati Ini!

Lindungi Diri dari Varian Beta, Cobalah Ikuti Pola Diet Nabati Ini!

Health | Minggu, 18 Juli 2021 | 14:59 WIB

Lagi, Ahli Khawatir Virus Corona Varian Beta Kebal dari Vaksin Covid-19

Lagi, Ahli Khawatir Virus Corona Varian Beta Kebal dari Vaksin Covid-19

Health | Minggu, 18 Juli 2021 | 14:21 WIB

Terkini

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

×