Lagi, Ahli Khawatir Virus Corona Varian Beta Kebal dari Vaksin Covid-19

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 18 Juli 2021 | 14:21 WIB
Lagi, Ahli Khawatir Virus Corona Varian Beta Kebal dari Vaksin Covid-19
Ilustrasi virus corona varian Beta, varian Beta (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Varian Beta adalah varian virus corona yang berasal dari Afrika Selatan. Varian virus corona Covid-19 ini termasuk yang perlu menjadi perhatian, karena dikhawatirkan kebal terhadap vaksin Covid-19.

Profesor John Edmunds dari London School of Hygiene and Tropical Medicine dan anggota Kelompok Penasihat Ilmiah untuk Keadaan Darurat (Sage), mengatakan varian Beta yang sekarang ini cukup banyak menyebar di Inggris menjadi ancaman di seluruh dunia.

Mereka mengatakan varian Beta ini mungkin kurang menular dibandingkan varian Delta yang sekarang menyebar di Inggris. api, varian virus corona Covid-19 ini tetap memiliki kelebihan kebal terhadap vaksin Covid-19.

"Ada beberapa bukti dari Afrika Selatan bahwa vaksin Covid-19 ini bisa menghidari respons imun yang dihasilkan oleh vaksin AstraZeneca," kata Prof John Edmunds dan rekannya dikutip dari Express.

Studi sebelumnya juga menemukan bahwa virus corona varian Beta mampu lolos dari antibodi yang dimiliki orang pernah terinfeksi virus corona Covid-19 sebelumnya dan sembuh.

Ilustrasi virus Corona Covid-19, virus corona varian Beta (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19, virus corona varian Beta (Dok. Envato)

Antibodi adalah protein kekebalan penting yang bisa mengikat dan menetralkan penyerbu asing seperti virus corona Covid-19. Antibodi ini diproduksi sebagai respons terhadap infeksi alami atau vaksinasi.

Para ahli memperingatkan bahwa orang yang pernah terinfeksi virus corona Covid-19 sebelumnya masih rentan terinfeksi varian Beta ini ke depannya, meskipun mereka sudah memiliki antibodi.

Bahkan, orang yang sudah suntik vaksin Covid-19 mungkin juga rentan terinfeksi varian Beta ini. Bahkan, varian Beta ini nampaknya lebih mudah menyebar dengan tingkat penularan virus sekitar 50 persen dibandingkan virus corona yang beredar sebelumnya.

"Varian Beta ini juga bisa mengurangi efektivitas beberapa obat antibodi monoclonal dan antibodi yang dihasilkan oleh infeksi virus corona Covid-19 sebelumnya atau vaksin Covid-19," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Juga Menggila di Inggris, Menteri Kesehatan Terpapar Covid-19

Virus Corona Juga Menggila di Inggris, Menteri Kesehatan Terpapar Covid-19

News | Minggu, 18 Juli 2021 | 09:07 WIB

Virus Corona Varian Delta Masuk Sulsel, 10 Warga Terpapar Begini Kondisinya

Virus Corona Varian Delta Masuk Sulsel, 10 Warga Terpapar Begini Kondisinya

Sulsel | Sabtu, 17 Juli 2021 | 18:17 WIB

WHO akan Audit Laboratorium di China Untuk Ungkap Asal-Usul Virus Corona Covid-19

WHO akan Audit Laboratorium di China Untuk Ungkap Asal-Usul Virus Corona Covid-19

Health | Sabtu, 17 Juli 2021 | 17:50 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB