Pengertian Sistem Organ Hingga Cara Kerjanya

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 21 Juli 2021 | 10:02 WIB
Pengertian Sistem Organ Hingga Cara Kerjanya
Ilustrasi sistem organ manusia. (Envato)

Suara.com - Tubuh manusia terdiri dari banyak sistem organ. Akan tetapi, sistem organ itu sendiri sebenarnya terdiri dari banyak organ yang merupakan kumpulan jaringan tertentu.

Misalnya, organ mata dan hidung yang mempunyai banyak bagian dan fungsi. Kemudian organ-organ itu bekerja sama membentuk suatu sistem organ. Sederhananya, dikutip dari Ruang Guru, sistem organ merupakan gabungan dari beberapa organ yang saling bekerjasama satu sama lain.

Tanpa adanya kerjasama antar organ, tentu organ-organ di tubuh tidak akan terhubung dengan baik. Misalnya, jantung yang seharusnya memompa darah, tidak akan berhasil menyalurkan darah ke seluruh tubuh apabila tidak bekerja sama dengan organ pembuluh darah.

Contoh lainnya, sistem pernapasan yang terbentuk atas kerjasama antara organ hidung, tenggorokan, laring, faring, trakea, dan paru-paru. Selain itu, organ-organ pencernaan seperti mulut, kerongkongan, usus, dan anus, bekerja sama untuk membentuk sistem pencernaan.

Sehingga, jika ada salah satu di antara organ tersebut rusak, dipastikan sistem organ dalam tubuh tidak berjalan lancar. Adapun sistem organ yang lain meliputi sistem saraf, sistem ekskresi, sistem peredaran darah, sistem reproduksi, sistem hormon, sistem rangka, serta sistem otot.

Sistem organ tidak hanya dimiliki oleh manusia. Seluruh makhluk hidup tingkat tinggi yang mempunyai organ-organ di tubuhnya kemungkinan besar memiliki sistem organ. Seperti pada tumbuhan yang memiliki organ daun, batang, dan akar. Sama halnya dengan manusia, organ-organ di tumbuhan juga saling bekerja sama satu sama lain. Karena dalam fotosintesis membutuhkan daun sebagai 'wadah', serta batang yang digunakan sebagai 'lorong' tempat menyalurkan hasil-hasil fotosintesis.

Itu artinya, proses ini terjadi karena adanya sistem organ. Bahkan, pada tumbuhan, ada sistem pengangkutan, sistem pelindung, sistem penyokong, dan berbagai sistem lain.

Dalam tingkatan organisasi kehidupan, sistem-sistem organ pada akhirnya akan membentuk organisme. Berdasarkan biologi dan ekologi, organisme adalah tingkat organisasi kehidupan yang terakhir berupa kumpulan molekul yang saling memengaruhi sehingga berfungsi secara stabil dan memiliki sifat hidup.

Ada enam ciri yang jadi penanda suatu organisme, yakni:

  1. Memerlukan makanan
  2. Bernapas
  3. Bergerak
  4. Tumbuh
  5. Berkembang biak
  6. Peka terhadap rangsang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fatal! Pasien Ini Menerima Organ yang Salah Saat Transplantasi Ginjal

Fatal! Pasien Ini Menerima Organ yang Salah Saat Transplantasi Ginjal

News | Kamis, 15 Juli 2021 | 09:21 WIB

Mahasiswi Ini Idap Kondisi Langka, Ungkap Kisah Punya 2 Vagina dan 2 Rahim

Mahasiswi Ini Idap Kondisi Langka, Ungkap Kisah Punya 2 Vagina dan 2 Rahim

Lifestyle | Minggu, 04 Juli 2021 | 15:54 WIB

Studi: Suntikan Tambahan Vaksin Covid-19 Bisa Lindungi Pasien Transplantasi Organ

Studi: Suntikan Tambahan Vaksin Covid-19 Bisa Lindungi Pasien Transplantasi Organ

Health | Rabu, 16 Juni 2021 | 16:31 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB