IDAI Jelaskan Sebab Hasil Efikasi Vaksin Covid-19 Tinggi Pada Anak

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 21 Juli 2021 | 19:30 WIB
IDAI Jelaskan Sebab Hasil Efikasi Vaksin Covid-19 Tinggi Pada Anak
Vaksin Anak (istimewa)

Suara.com - Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Profesor Cissy B. Kartasasmita menjelaskan mengapa efikasi vaksin Covid-19 lebih tinggi pada anak dibanding orang dewasa. 

Sebelumnya, vaksin Covid-19 Pfizer-Biotech mengklaim efikasi vaksinasi pada anak usia 12-15 tahun sebesar 100 persen, sedangkan usia 16 tahun ke atas sebesar 95,5 persen.

Hanya saja, Indonesia baru menggunakan vaksin Sinovac untuk anak usia 12 tahun ke atas. Meski begitu Profesor Cissy yakin Sinovac akan bekerja serupa seperti Pfizer di tubuh anak.

"Saya kira Sinovac juga begitu, (efikasi) lebih tinggi pada anak daripada orang dewasa," kata Profesor Cissy dihubungi suara.com, Selasa (20/7/2021).

Mobilitas anak yang tidak setinggi orang dewasa, dinilai Profesor Cissy jadi salah satu penyebab efikasi vaksin Covid-19 pada anak jadi lebih tinggi.

Selain itu, dari hasil uji klinik juga telah terbukti hanya sedikit anak yang mengalami sakit setelah diimunisasi. Namun untuk mencari faktor pastinya, lanjut Profesor Cissy, membutuhkan penelitian lebih lanjut.

"Anak-anak dalam penelitian ini yang sakit sesudah imunisasi memang rendah. Kemudian kalau hasil sakit sesudah imunisasi belum ada pada anak, kalau pada orang dewasa pada nakes tinggi cukup banyak yang terinfeksi kembali setelah imunisasi. Itu juga belum jelas betul karena perlu penelitian sendiri," jelasnya.

Sementara terkait efektivitas vaksin Covid-19 pada anak juga belum sepenuhnya diketahui. 

"Karena memang efektivitas itu harus diukur atau dinilai pada waktu sudah dilakukan vaksinasi, jadi kemudian diikuti. Seperti Sinovac di Bandung diikuti dulu 3 bulan, 6 bulan. Nanti dilihat efektifitasnya. Karena mungkin berapa persen yang dia tertular lagi kemudian kapan sudah tidak punya proteksi (antibodi)," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adakah Efek Jangka Panjang Vaksin Covid-19? Ini Kata Ahli!

Adakah Efek Jangka Panjang Vaksin Covid-19? Ini Kata Ahli!

Health | Rabu, 21 Juli 2021 | 16:00 WIB

Studi Ungkap Vaksin Covid-19 Ini Kurang Efektif Lawan Virus Corona Varian Delta

Studi Ungkap Vaksin Covid-19 Ini Kurang Efektif Lawan Virus Corona Varian Delta

Health | Rabu, 21 Juli 2021 | 17:55 WIB

Percepat Pembelajaran Tatap Muka, Anak Perlu Dapat Vaksin Covid-19

Percepat Pembelajaran Tatap Muka, Anak Perlu Dapat Vaksin Covid-19

Health | Rabu, 21 Juli 2021 | 13:13 WIB

Terkini

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB