Mungkinkah Orang yang Sudah Divaksin Bisa Alami Long Covid-19?

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 23 Juli 2021 | 14:51 WIB
Mungkinkah Orang yang Sudah Divaksin Bisa Alami Long Covid-19?
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Vaksin Covid-19 telah terbukti mampu meminimalkan risiko infeksi dan komplikasi terkait virus corona Covid-19. Bila seseorang yang sudah vaksin Covid-19 terinfeksi virus corona, mereka kemungkinan besar bergejala ringan dan memiliki viral load jauh lebih rendah.

Seperti yang kita tahu, banyak pasien virus corona yang mengalami Long Covid-19. Long Covid-19 adalah gejala virus corona Covid-19 berkepanjangan yang terus berdampak pada kesehatan serta kesejahteraan pasien secara keseluruhan.

Sebenarnya, banyak penyakit yang bisa menyebabkan gejala menatap. Tapi, sejauh ini Long Covid-19 adalah efek jangka panjang yang paling parah akibat virus corona Covid-19.

Beberapa gejala yang dialami oleh pasien Long Covid-19, termasuk batuk terus-menerus, sesak napas, nyeri dada, penyakit pencernaan, kelemahan, kelelahan, myalgia, kecemasan, insomnia dan lainnya.

Vaksin Covid-19 memang bekerja cukup baik untuk menurunkan risiko infeksi virus corona. Tapi, vaksin Covid-19 tidak sepenuhnya melindungi diri kita. Karena, sudah muncul banyak varian virus corona Covid-19 yang dinilai lebih menular.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. [Pixabay/PhotoLizM]
Ilustrasi Vaksin Covid-19. [Pixabay/PhotoLizM]

Setelah vaksinasi, tingkat kekabalan kita akan mencapai puncaknya. Hal ini akan menurunkan risiko infeksi, rawat inap dan kematian akibat virus corona Covid-19.

Namun dilansir dari Times of India, orang yang sudah vaksinasi dan terinfeksi virus corona Covid-19 masih berisiko mengalami Long Covid-19. Meskipun dugaan ini belum didukung bukti yang menentukan tingkat risikonya.

Para ilmuwan hanya bisa berharap bahwa vaksin Covid-19 bisa bekerja baik untuk mengurangi risiko infeksi, meringankan gejala dan mencegah komplikasi jangka panjang akibat virus tersebut.

Sebenarnya, para ahli medis di seluruh dunia tidak hanya memiliki bukti konklusif mengenai penyebab Long Covid-19. Tapi, Long Covid-19 juga bisa memakan waktu lebih lama untuk pulih tanpa bantuan obat.

baca juga

Karena itu, dokter mengatakan Long Covid-19 masih akan membuat pasien virus corona sembuh mengalami kesakitan dan membutuhkan perawatan medis. Sehingga mereka berusaha mempelajari risiko Long Covid-19 berkepanjangan dan cara kerja vaksin Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Anak Nasional: Menilik Urgensi Vaksinasi Covid-19 untuk Anak (Part 1)

Hari Anak Nasional: Menilik Urgensi Vaksinasi Covid-19 untuk Anak (Part 1)

Video | Jum'at, 23 Juli 2021 | 14:05 WIB

Perbedaan Program Vaksin Mandiri dengan Vaksin Prioritas Pemerintah

Perbedaan Program Vaksin Mandiri dengan Vaksin Prioritas Pemerintah

News | Jum'at, 23 Juli 2021 | 13:56 WIB

Anak-anak di Jateng Mulai Divaksin, Ganjar: Bisa Cepet Kembali Belajar

Anak-anak di Jateng Mulai Divaksin, Ganjar: Bisa Cepet Kembali Belajar

Jawa Tengah | Jum'at, 23 Juli 2021 | 13:37 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×