Mau Kehamilan Lebih Lancar, Yuk Jaga Kesehatan Jantung

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Sabtu, 24 Juli 2021 | 18:10 WIB
Mau Kehamilan Lebih Lancar, Yuk Jaga Kesehatan Jantung
Ilustrasi hamil anak kembar. (unsplash)

Suara.com - Temuan baru menunjukkan bahwa semakin sehat jantung Anda, maka semakin baik pula proses kehamilan Anda. Hal ini dinyatakan pada studi yang diterbitkan pada European Journal of Preventive Cardiology.

Melansir dari US News, penulis studi Dr. Sadiya Khan mengatakan temuan untuk melakukan penilaian jantung yang lebih komprehensif sebelum kehamilan daripada berfokus pada faktor risiko tekanan darah tinggi (hipertensi) atau indeks massa tubuh (perkiraan berbasis lemak tubuh pada ketinggian dan berat).

"Pada kenyataannya tidak semua kehamilan direncanakan, tetapi idealnya kita akan mengevaluasi perempuan jauh sebelum hamil sehingga ada waktu untuk mengoptimalkan kesehatan mereka," kata Khan, asisten profesor kardiologi di Universitas Northwestern Feinberg School of Medicine, di Chicago.

"Kita juga perlu mengalihkan fokus kita untuk memprioritaskan dan mempromosikan kesehatan perempuan sebagai masyarakat. Jadi alih-alih hanya mengidentifikasi hipertensi, kita perlu mencegah tekanan darah menjadi tinggi," imbuhnya. 

Studi ini mencakup lebih dari 18,6 juta kehamilan, menemukan hubungan yang kuat antara hasil kehamilan dan kesehatan jantung perempuan, termasuk empat faktor risiko penyakit jantung. Faktor-faktor risiko tersebut adalah berat badan yang tidak sehat, merokok, tekanan darah tinggi, dan diabetes.


Lebih dari 60 persen perempuan memiliki satu atau lebih faktor risiko penyakit jantung pra-kehamilan, dengan 52 persen memiliki satu dan 7 persen memiliki dua.

Dibandingkan dengan wanita tanpa faktor risiko, mereka yang memiliki faktor risiko sekitar enam kali lipat berisiko dirawat di unit perawatan intensif (ICU), sekitar empat kali risiko kelahiran prematur, hampir tiga kali lipat risiko untuk berat lahir rendah dan hampir sembilan kali risiko kematian janin.

Selain itu, temuan menunjukkan bahwa setiap faktor risiko meningkatkan kemungkinan hasil yang merugikan. Dibandingkan dengan perempuan tanpa faktor risiko, mereka yang memiliki satu faktor risiko meningkatkan peluang untuk wanita hamil yang membutuhkan perawatan ICU sebesar 12 persen, memiliki dua faktor risiko menabrak risiko sebesar 86 persen, memiliki tiga faktor risiko lebih dari empat kali lipat risiko, dan memiliki empat menaikkannya hampir enam kali lipat.

"Faktor risiko kardiovaskular individu, seperti obesitas dan hipertensi, hadir sebelum kehamilan telah dikaitkan dengan hasil yang buruk bagi ibu dan bayi," kata Khan. 

baca juga

"Data ini menggarisbawahi bahwa meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan sebelum kehamilan harus menjadi prioritas," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marisi Edenta Sinaga, Nakes RSUD Tarakan Sedang Hamil Meninggal Dunia karena Covid-19

Marisi Edenta Sinaga, Nakes RSUD Tarakan Sedang Hamil Meninggal Dunia karena Covid-19

News | Sabtu, 24 Juli 2021 | 13:48 WIB

Ali Syakieb Tersenyum Bahas Jenis Kelamin Calon Anaknya

Ali Syakieb Tersenyum Bahas Jenis Kelamin Calon Anaknya

Entertainment | Jum'at, 23 Juli 2021 | 19:31 WIB

Pamer Video USG Anak Kedua, Raffi Ahmad : Mancung Kayak Bapaknya

Pamer Video USG Anak Kedua, Raffi Ahmad : Mancung Kayak Bapaknya

Entertainment | Jum'at, 23 Juli 2021 | 17:06 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×