LaporCovid Duga Ada Monopoli Akses Oksigen, Minta RS Lebih Terbuka

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 25 Juli 2021 | 20:16 WIB
LaporCovid Duga Ada Monopoli Akses Oksigen, Minta RS Lebih Terbuka
Ilustrasi Tabung Oksigen

Suara.com - Langkanya ketersediaan oksigen menjadi isu yang sering diperbincangkan sejak lonjakan kasus Covid-19 terjadi selama beberapa minggu terakhir.

Organisasi LaporCovid-19 menduga, ada monopoli akses oksigen untuk rumah sakit.

"Kami sebetulnya ingin mendorong rumah sakit yang ada di Indonesia terutama epicentrum covid, Jawa, Bali, dan pulau-pulau lainnya, untuk berani mengungkapkan jika terjadi kelangkaan oksigen kepada publik. Atau kalau takut bisa melalui LBH," kata koordinator LaporCovid-19 Irma Hidayana dalam konferensi pers daring, Minggu (25/7/2021).

LaporCovid-19 mencatat, kelangkaan stok oksigen kemungkinan sudah terjadi sejak pertengahan Juni.

"Jangankan tabung oksigen, oxycan yang tabung kecil pun sudah susah didapatkan, kejadiannya sekitar pertengahan hingga akhir Juni 2021," kata 

Kondisi itu terungkap saat para relawan LaporCovid-19 akan membantu pasien mencari rumah sakit rujukan Covid-19.

Namun kebanyakan pasien ketika itu mencari RS dengan kondisi sudah sesak nafas sehingga membutuhkan oksigen. 

Akan tetapi, meski mendapatkan tempat tidur di rumah sakit, Irma bercerita, pasien yang baru masuk saat itu kehabisan stok oksigen.

"Ketika kami bawa ke salah satu rumah sakit umum pusat di Jakarta, ketika kami ngobrol dengan petugas menyampaikan bahwa oksigen sudah habis."

"Tapi ketika koordinasi dengan dinas sebenarnya oksigen masih ada, tetapi persediaan hanya cukup untuk melayani pasien yang saat ini sudah ada di rumah sakit. Sehingga untuk menampung pasien baru sulit untuk menampung oksigen," cerita Irma.

Menurut Irma, kelangkaan oksigen tidak hanya terjadi di Jawa dan Bali. Tetapi sudah menyebar hingga ke berbagai pulau seperti Kalimantan dan Papua.

Kondisi tersebut menunjukan kegagalan pemerintah dalam memberikan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, imbuh Irma.

Terlebih saat ini, Indonesia juga ikut terdampak dengan beredarnya paparan virus corona varian Delta yang transmisinya lebih cepat.

"Ini tidak akan menjadi masalah jika tidak menyebabkan kematian pada pasien yang memerlukan oksigen. Masalahnya banyak pasien yang kemudian meninggal karena akses terhadap oksigen dan di antara akses terhadap bantuan medis lainnya sangat lambat bahkan menuju tidak ada," ucap Irma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Peran Penting, Puskesmas Dapat Bantuan APD Hingga Obat-obatan

Punya Peran Penting, Puskesmas Dapat Bantuan APD Hingga Obat-obatan

Health | Minggu, 25 Juli 2021 | 20:12 WIB

PPKM Level 4 di Tanjungpinang Diperpanjang Sampai 8 Agustus

PPKM Level 4 di Tanjungpinang Diperpanjang Sampai 8 Agustus

Batam | Minggu, 25 Juli 2021 | 20:10 WIB

Warga Gresik Pelaku Penipuan Berkedok Jual Tabung Oksigen Diringkus

Warga Gresik Pelaku Penipuan Berkedok Jual Tabung Oksigen Diringkus

Jatim | Minggu, 25 Juli 2021 | 20:02 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB