Ahli Buat Alat Tes untuk Deteksi Tingkat Antibodi Setelah Vaksinasi Covid-19

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 27 Juli 2021 | 09:28 WIB
Ahli Buat Alat Tes untuk Deteksi Tingkat Antibodi Setelah Vaksinasi Covid-19
Ilustrasi Vaksin Covid-19, vaksinasi (Pexels/Gustavo)

Suara.com - Upaya vaksinasi Covid-19 sudah menunjukkan efek positif pada kasus virus corona Covid-19 secara umum. Tapi, varian baru virus corona yang sedang diselidiki oleh Public Health England (PHE) telah menjadi ancaman baru.

Luas Diagnostics, sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam pengembangan, pembuatan dan pemasaran tes cepat atau rapid test, telah meluncurkan tes kekebalan yang dapat membantu upaya vaksinasi Covid-19 tersebut.

Produk yang diproduksi oleh Chembio Diagnostics Systems of New York, menggunakan darah dari tusukan jari untuk mendeteksi diferensiasi dan kuantifikasi antibodi domain pengikatan reseptor (RBD) IgM dan IgG terhadap virus corona setelah vaksinasi Covid-19.

RBD adalah target utama untuk menetralkan antibodi, sehingga mengidentifikasi keberadaannya dapat membantu menentukan tingkat kekebalan seseorang terhadap patogen.

Hasilnya dibaca dan disimpan dalam pembaca portabel yang memberikan hasil semi-kuantitatif, baik di laboratorium atau pengaturan jarak jauh. Total waktu untuk mendapatkan hasilnya adalah 15 menit dan respons antibodi direpresentasikan secara numerik.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19, vaksinasi (pixabay)

William James, Profesor Virologi di Sekolah Patologi Sir William Dunn di Universitas Oxford, mengatakan antibodi dalam darah akibat infeksi SARS-CoV-2 setelah vaksinasi Covid-19 sangat penting untuk melindungi seseorang dari infeksi di masa depan dan lebih parah.

"Semakin tinggi konsentrasi antibodi spesifik, anti anti-SARS-CoV-2 dalam darah, maka semakin tinggi tingkat perlindungannya. Kita sekarang tahu bahwa imunisasi dengan vaksin Covid-19 menghasilkan antibodi tingkat tinggi yang memberikan perlindungan baik terhadap infeksi," kata William James dikutip dari Express.

Karena itu, William James menyarakan semua orang yang memenuhi syarat harus menerima suntikan vaksin Covid-19. Hal ini pula yang menyadari pentingnya ketersediaan vaksin Covid-19 di seluruh dunia.

Prof James juga menambahkan ketersediaan tes darah dan cepat yang bisa mengukur kadar antibodi dalam tubuh setelah vaksinasi ini juga sama pentingnya.

baca juga

Karena, tes darah ini bisa membantu memantau tingkat perlindungan kekebalan pada individu yang sedang dalam pemulihan dan ahli juga bisa menentukan seseorang masih perlu suntikan vaksin Covid-19 penguat atau tidak.

"Tes darah ini mampu membedakan IgM dari kelas respons antibodi IgG, yang memberikan informasi penting tentang tahap respons imun seseorang dan persistensinya dari waktu ke waktu," jelasnya.

Brendan Farrell, CEO Luas Diagnostics, mengaku sangat senang menjalin kemitraan dengan Chembio untuk memasarkan alat tesnya yang bisa mendeteksi antibodi seseorang setelah infeksi virus corona atau vaksin Covid-19.

Sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa 10-15 persen orang, terutama di antara kelompok usia yang lebih tua mungkin tidak menghasilkan antibodi dalam jumlah cukup setelah vaksin Covid-19 kedua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Usia 20-an Miliki Antibodi 7 Kali Lebih Tinggi daripada Lansia Usai Vaksinasi

Studi: Usia 20-an Miliki Antibodi 7 Kali Lebih Tinggi daripada Lansia Usai Vaksinasi

Health | Senin, 26 Juli 2021 | 20:42 WIB

Covid-19 Diduga Bisa Menyebar Lewat Kentut, Begini Kata Pakar

Covid-19 Diduga Bisa Menyebar Lewat Kentut, Begini Kata Pakar

Video | Senin, 26 Juli 2021 | 16:10 WIB

Pakar Vaksinasi: Varian Delta Menyerang Orang Seakan Tak Punya Antibodi

Pakar Vaksinasi: Varian Delta Menyerang Orang Seakan Tak Punya Antibodi

Health | Senin, 26 Juli 2021 | 15:44 WIB

Terkini

Ada Staf Terluka Saat Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman Pilih Tak Tempuh Jalur Hukum

Ada Staf Terluka Saat Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman Pilih Tak Tempuh Jalur Hukum

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:03 WIB

Jalur KRL Bakal Diperpanjang hingga Cikampek dan Cigombong pada 2028

Jalur KRL Bakal Diperpanjang hingga Cikampek dan Cigombong pada 2028

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:01 WIB

HUAWEI MatePad Air 2026: Tablet Tipis dengan Layar OLED 144Hz dan AI untuk Kerja Lebih Cerdas

HUAWEI MatePad Air 2026: Tablet Tipis dengan Layar OLED 144Hz dan AI untuk Kerja Lebih Cerdas

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:00 WIB

8 Anggota Komite Mundur Jelang Hari H, Tahapan Pemilihan Ketua PSSI Jateng Ditunda

8 Anggota Komite Mundur Jelang Hari H, Tahapan Pemilihan Ketua PSSI Jateng Ditunda

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 17:59 WIB

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 17:48 WIB

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:47 WIB

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:45 WIB

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:44 WIB

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:43 WIB

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:40 WIB

×