alexametrics

Vaksinasi Anak 12-15 Tahun, Yunani Gunakan Vaksin Pfizer dan Moderna

M. Reza Sulaiman
Vaksinasi Anak 12-15 Tahun, Yunani Gunakan Vaksin Pfizer dan Moderna
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 untuk anak. (Dok. Ema/Suara.com)

Pemerintah Yunani mulai melakukan vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak usia 12-15 tahun.

Suara.com - Pemerintah Yunani mulai melakukan vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak usia 12-15 tahun.

Dilansir ANTARA, vaksinasi anak akan dilakukan menggunakan vaksin Pfizer/BioNTech dan Moderna. Program ini dilakukan untuk memperluas cakupan vaksinasi remaja yang dimulai Juli.

Kepala komite vaksinasi Yunani, Maria Theodoridou, mengatakan jangkauan remaja yang lebih muda dalam program vaksinasi akan membantu melindungi anak-anak dan kerabat yang lebih rentan sekaligus mempersiapkan strategi untuk kembali ke sekolah pada September.

Sebagai negara berpenduduk 11 juta jiwa, Yunani hingga saat ini telah memberikan lebih dari 10,2 juta dosis pertama.

Baca Juga: Update Info Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 Gratis di Jawa Timur

Para pelajar melakukan proses pengecekan kesehatan untuk menjalani vaksinasi Covid-19 di SMA Negeri 38, Jakarta Selatan, Kamis (15/7/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Para pelajar melakukan proses pengecekan kesehatan untuk menjalani vaksinasi Covid-19 di SMA Negeri 38, Jakarta Selatan, Kamis (15/7/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sekitar 46,8 persen dari populasi telah mendapatkan dosis lengkap, menurut Marios Themistokleous, sekjen yang membidangi vaksinasi.

Dalam upaya mengajak lebih banyak orang untuk divaksin, pemerintah memberikan insentif seperti uang tunai dan kuota gratis bagi kaum muda untuk menaikkan tingkat vaksinasi menjadi 70 persen pada musim gugur.

Yunani melaporkan 2.070 infeksi dan lima kematian baru COVID-19 pada Senin, sehingga masing-masing totalnya menjadi 477.975 infeksi dan 12.903 kematian.

Pentingnya Vaksinasi Anak

Dalam wawancara dengan Suara.com baru-baru ini, Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof. Dr. Cissy B. Kartasasmita menyebut vaksinasi anak penting demi mencegah penularan.

Baca Juga: Ini Alasan Jumlah Vaksin Jadi Tidak Sama dengan Bulk Setelah Diproses

Kondisi saat ini, anak juga kerap tertular virus corona dari orang dewasa. Sehingga, menurut prof Cissy, jika jumlah kasus pada orang dewasa meningkat maka berpotensi menambah infeksi baru pula pada anak.

Komentar