Suka Pakai Lipstik? Waspada Picu 5 Masalah Kesehatan Berikut

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 29 Juli 2021 | 20:30 WIB
Suka Pakai Lipstik? Waspada Picu 5 Masalah Kesehatan Berikut
Ilustrasi menggunakan lipstik merah. (Shutterstock)

Suara.com - Kebanyakan perempuan menggunakan lipstik, mulai dari warna nude sampai yang bold. Namun kebanyakan juga tak mengetahui berbagai risikonya untuk kesehatan. 

Melansir dari Healthshots, sebuah studi oleh Berkeley School of Public Health di University of California mengungkapkan bahwa sebagian besar lip gloss dan lipstik yang tersedia saat ini mengandung kadar kromium, timbal, aluminium, kadmium, dan beberapa bahan beracun lainnya yang berbahaya.

Terlebih lagi, penelitian ini juga mencatat bahwa paparan terus menerus pada lipstik dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang, terutama pada orang-orang yang mengoleskan lipstik lebih dari dua hingga tiga kali dalam periode 24 jam.

Dengan penggunaan reguler, ada risiko menerima jumlah kromium yang berlebihan di mana terkait dengan terjadinya tumor perut.

Selain itu, kandungan phthalates pada lipstik juga berbahaya bagi sistem endokrin. Kehadiran timbal menyebabkan beberapa risiko kesehatan jangka panjang. 

Ilustrasi menggunakan lipstik merah. (Shutterstock)
Ilustrasi menggunakan lipstik merah. (Shutterstock)

Polietilen glikol juga hadir dalam produk berbasis lipstik krim atau lipcream yang dapat menimbulkan bahaya kesehatan bagi sistem saraf Anda. 

Paraben umumnya ditemukan dalam lipstik dan dapat dengan mudah menembus ke dalam kulit. Kandungan ini diketahui menyebabkan beberapa efek samping, termasuk depresi dan diare.

Secara lebih rinci, berikut adalah bahaya lipstik yang memicu 5 masalah kesehatan, antara lain:

1. Menyebabkan toksisitas dalam tubuh

Penjelasan sebelumnya telah menunjukkan berbagai jumlah bahan beracun dalam lipstik, jadi kemungkinan besar tubuh Anda akan menyerap racun ini. Bahkan, tanpa disadari, perempuan terkadang menelan bahan-bahan tersebut. 

2. Alergi kulit

Lipstik memiliki bahan kimia yang disebut bismut oxychloride untuk pengawetan yang bisa menyebabkan alergi kulit. 

Perempuan memakai lipstik merah. (Pixabay/Karolina Grabowska)
Perempuan memakai lipstik merah. (Pixabay/Karolina Grabowska)

3. Kanker

Sebagian besar bahan lipstik bersifat karsinogenik, kemungkinan terkena kanker dari lipstik juga memungkinkan. 

Faktanya, bahan kimia yang digunakan untuk mengawetkan lipstik menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti batuk, iritasi mata, mengi dan alergi lainnya. Dalam kasus ekstrem, kanker bisa terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Urutan Make Up yang Tak Boleh Dilewatkan

8 Urutan Make Up yang Tak Boleh Dilewatkan

Lifestyle | Rabu, 28 Juli 2021 | 21:07 WIB

Tak Banyak yang Tahu, 3 Posisi Tidur Ini Bisa Pengaruhi Kesehatan Anda!

Tak Banyak yang Tahu, 3 Posisi Tidur Ini Bisa Pengaruhi Kesehatan Anda!

Health | Selasa, 27 Juli 2021 | 13:28 WIB

Mengenal Penyakit Huntington, Ini Penyebab dan 4 Gejalanya!

Mengenal Penyakit Huntington, Ini Penyebab dan 4 Gejalanya!

Health | Senin, 26 Juli 2021 | 14:40 WIB

Terkini

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB