Vaksin AstraZeneca Disebut Bisa Picu Pembekuan Darah, Indra Rudiansyah Ungkap Fakta

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 31 Juli 2021 | 07:20 WIB
Vaksin AstraZeneca Disebut Bisa Picu Pembekuan Darah, Indra Rudiansyah Ungkap Fakta
Vaksin AstraZeneca dosis pertama di Sentra Vaksinasi Central Park dan Neo Soho Mall, Jakarta, Selasa (8/6/2021). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Mahasiswa Universitas Oxford University sekaligus salah satu peneliti vaksin AstraZeneca, Indra Rudiansyah, menanggapi kasus pembekuan darah yang dialami penerima vaksin Covid-19 AstraZeneca.

Kasus pembekuan darah ini membuat banyak orang, termasuk masyarakat Indonesia, enggan menerima suntikan vaksin AstraZeneca karena khawatir membahayakan kesehatan.

Menanggapi hal tersebut Indra Rudiansyah memastikan hingga saat ini belum ada laporan kematian akibat menerima vaksin Covid-19 AstraZeneca.

Sedangkan pembekuan darah, sambung dia, merupakan reaksi normal yang dialami tubuh manusia, mencegah tubuh kehilangan banyak darah saat terluka.

"Namun, akan jadi bahaya saat terjadi (pembekuan darah) di pembuluh darah otak dan jantung," ungkap Indra saat berbincang dengan awak media, Kamis (30/7/2021).

Terlepas seseorang menerima vaksinasi atau tidak, menurut Indra Rudiansyah, pembekuan darah bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti efek samping obat, penggunaan pil KB, faktor genetik, dan faktor kebiasaan seperti mengonsumsi alkohol.

Jadi, sebelum adanya vaksinasi Covid-19 AstraZeneca, lanjut dia, sudah banyak kasus kematian akibat pembekuan darah, dan jumlahnya tidak lebih sedikit dari orang yang meninggal akibat pembekuan darah setelah vaksinasi AstraZeneca.

Bahkan, jumlah pembekuan darah akibat terinfeksi Covid-19 lebih banyak dibanding setelah orang tersebut disuntik vaksin Covid-19 AstraZeneca.

"Vaksinasi tidak memberikan angka yang signifikan dalam kejadian kematian akibat blood clotting. Fenomena ini jarang terjadi. Oleh sebab itu diperlukan observasi agar KIPI bisa terbaca, bisa dilakukan penanganan yang tepat," papar lelaki berkacamata ini.

baca juga

Lebih lanjut, Indra mengatakan kinerja vaksin seperti obat yang memiliki efek samping. Namun efek samping yang terjadi risikonya lebih kecil daripada manfaat kesehatan yang didapatkan tubuh.

Mahasiswa lulusan S1 dan S2 Institut Teknologi Bandung (ITB) itu juga menyandingkan vaksin Covid-19 dengan terapi kemoterapi untuk sakit kanker, yang punya efek samping rontoknya rambut, mual muntah, hingga kehilangan nafsu makan.

"Chemotherapy bisa menimbulkan efek negatif bagi tubuh kita, tapi bisa membantu tubuh kita melawan kanker," ujar Indra.

Mahasiswa yang juga alumni Beswan Djarum angkatan 2011/2012 itu mengungkapkan efek samping vaksin AstraZeneca bisa sangat beragam, dari yang umum seperti kelelahan, sakit kepala, hingga mual, biasanya akan dirasakan 1 hingga 2 hari, dan paling lama 7 hari setelah vaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1,5 Juta Dosis Vaksin Sinopharm Tiba di Indonesia, untuk Vaksinasi Gotong Royong

1,5 Juta Dosis Vaksin Sinopharm Tiba di Indonesia, untuk Vaksinasi Gotong Royong

News | Jum'at, 30 Juli 2021 | 15:43 WIB

Laris Manis Produsen Vaksin Covid-19, Untung Hingga Ratusan Triliun dalam 6 Bulan

Laris Manis Produsen Vaksin Covid-19, Untung Hingga Ratusan Triliun dalam 6 Bulan

Kaltim | Jum'at, 30 Juli 2021 | 15:05 WIB

Komnas KIPI Ungkap Hasil Autopsi Trio, yang Diduga Meninggal karena Vaksin AstraZeneca

Komnas KIPI Ungkap Hasil Autopsi Trio, yang Diduga Meninggal karena Vaksin AstraZeneca

Health | Jum'at, 30 Juli 2021 | 15:35 WIB

Terkini

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:19 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:01 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:42 WIB

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:27 WIB

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:19 WIB

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:13 WIB

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:10 WIB

×