Sering Overthinking Tengah Malam? Psikolog Beri Tahu Cara Mengatasinya

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Jum'at, 30 Juli 2021 | 22:40 WIB
Sering Overthinking Tengah Malam? Psikolog Beri Tahu Cara Mengatasinya
Ilustrasi Overthinking (freepik)

Suara.com - Pernahkah Anda tidak bisa tidur karena ada begitu banyak hal mengisi pikiran? Dan Anda menghabiskan banyak waktu untuk mengkhawatirkannya. Jika kondisi ini sering Anda lakukan, Anda mungkin terlalu banyak berpikir atau overthinking.

Overthinking pada dasarnya adalah istilah ketika seseorang memberikan terlalu banyak waktu dan perhatian untuk memikirkan segala sesuatu secara berlebihan.

Dr Elena Touroni, konsultan psikolog dan salah satu pendiri myonlinetherapy.com pun menyebut bahwa orang bisa overthinking tentang hal-hal yang bahkan belum terjadi.

"Cara banyak orang mulai overthinking dengan berpura-pura 'mempersiapkan' suatu situasi. Meskipun ini normal dan dapat membantu, saat persiapan ini menjadi obsesif, kita mungkin menemukan diri kita dalam fase berpikir berlebihan yang tidak membantu," jelasnya, dikutip dari Independent.

Overthinking juga bisa terjadi tanpa adanya rangsangan atau gangguan lain seperti saat pikiran sedang menganggur. Itulah sebabnya malam hari menjadi waktu yang rentan untuk overthinking.

Ilustrasi overthinking. (Pexels.com/Ron Lach)
Ilustrasi overthinking. (Pexels.com/Ron Lach)

Padahal, hanya banyak berpikir belum tentu akan menyelesaikan masalah. Terlalu banyak berpikir sering kali berarti terlalu memikirkannya, dan berputar-putar di banyak lingkaran, sehingga Anda tidak dapat mengambil tindakan apa pun.

Efeknya untuk kesehatan, kebiasaan overthinking dapat memicu stres, kesulitan tidur, sampai masalah kesehatan mental.

"Mendapati diri Anda tidak dapat berhenti memainkan situasi yang dibayangkan berulang-ulang dapat menyebabkan kesulitan tidur dan kesulitan berkonsentrasi pada situasi yang sebenarnya Anda hadapi. Hal ini pada gilirannya dapat menyebabkan lekas marah, lebih banyak stres, dan kecemasan," tambahnya.

Untuk mengatasi overthinking ini, Touroni sangat menyarankan untuk mengalihkan perhatian, baik itu melampiaskannya pada hobi atau berolahraga. Sebab dengan cara itu, Anda benar-benar membutuhkan konsentrasi, sehingga bisa menyingkirkan pikiran-pikiran merusak diri yang tidak perlu dari kepala Anda.

Selanjutnya adalah mempraktikkan mindfulness, yang dapat dipahami sebagai 'memberi perhatian penuh dan kesadaran untuk apa pun yang kita lakukan saat itu.'

Mempraktikkan mindfulness dapat membuat Anda lebih percaya dan mengambil tindakan, alih-alih terus-menerus overthinking.

Kemudian, menuliskan pikiran dan kekhawatiran Anda juga dapat membantu Anda merasa lebih terkendali, kata Touroni. "Ketika kita menuliskan sesuatu, mereka (pikiran yang menyebabkan overthinking) nampak lebih mudah diatur," ujarnya.

Namun jika overthinking sudah berdampak besar pada kesehatan mental Anda, berbicara dengan terapis sangat disarankan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajib Tahu, 3 Tips Mengatasi Stres saat Pandemi

Wajib Tahu, 3 Tips Mengatasi Stres saat Pandemi

Your Say | Jum'at, 30 Juli 2021 | 11:44 WIB

Tips Menghindari Toxic Positivity Agar Mental Orang di Sekitarmu Sehat

Tips Menghindari Toxic Positivity Agar Mental Orang di Sekitarmu Sehat

Your Say | Jum'at, 30 Juli 2021 | 11:18 WIB

Penelitian: Suka Main Aplikasi Kencan Terkait dengan Masalah Mental

Penelitian: Suka Main Aplikasi Kencan Terkait dengan Masalah Mental

Health | Kamis, 29 Juli 2021 | 19:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB