Rumah Oksigen Gotong Royong Siap Tampung Pasien Covid-19 yang Butuh Oksigen

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 04 Agustus 2021 | 16:13 WIB
Rumah Oksigen Gotong Royong Siap Tampung Pasien Covid-19 yang Butuh Oksigen
Rumah Oksigen Gotong Royong. (Dok. ROGR)

Suara.com - Pasien Covid-19 yang memiliki gejala ringan, dengan saturasi di atas atau sama dengan 90%, serta tidak
memiliki komorbid atau memiliki komorbid terkontrol, kini bisa mendapatkan akses oksigen gratis di Rumah Oksigen Gotong Royong (ROGR) yang berlokasi di Pulo Gadung, Jakarta Timur.

ROGR yang resmi beroperasi mulai Senin, 2 Agustus 2021, lalu, merupakan fasilitas kesehatan semi permanen yang diinisiasi oleh GoTo Group, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, PT Aneka Gas Industri Tbk (Samator Group), Master Steel, Tripatra, Halodoc, beserta Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), dan merupakan bentuk gotong royong pihak swasta, pemerintah, dan mitra strategis untuk menghadapi tantangan pandemi Covid-19.

Operasional ROGR akan dikelola oleh tenaga kesehatan berpengalaman dari RSDC Wisma Atlet yang merupakan kolaborasi dari TNI, POLRI, IDI, dan relawan Kemenkes RI.
ROGR sendiri akan memiliki kapasitas sekitar 500 tempat tidur yang tersebar dalam empat unit perawatan dengan oksigen yang mengalir langsung dari Pabrik PT Aneka Gas Industri Tbk lewat pipanisasi sebanyak 350-400 liter/jam. Dan pada tahap awal ini, akan beroperasi dua unit perawatan terlebih dahulu.

Untuk pasien yang membutuhkan akses ke ROGR, ada dua jalur yang bisa dimanfaatkan, yaitu:

Rujukan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, Rumah Sakit, atau RSDC Wisma Atlet.
Pendaftaran melalui aplikasi Halodoc - di mana masyarakat bisa mengetahui ketersediaan tempat tidur dan memilih waktu kedatangan.

Pasien yang dirawat di Rumah Oksigen Gotong Royong tidak akan dikenakan biaya (gratis) dan akan mendapat fasilitas makanan bergizi 3 kali sehari.

Andre Soelistyo, CEO GoTo, berharap ROGR bisa membantu mengatasi kendala krisis oksigen medis. “Para pasien dengan gejala ringan dan tanpa komorbid bisa dengan mudah mendapatkan perawatan dan akses kepada oksigen medis yang akan mengalir langsung dari Pabrik Samator selama 24 jam penuh. Kami berterima kasih kepada Pusat Kesehatan TNI, POLRI, IDI, dan relawan Kemenkes yang akan mengelola ROGR - mereka punya pengalaman panjang dalam mengoperasikan rumah sakit lapangan.”

Pada kesempatan yang sama, Rachmat Harsono - President Director PT Aneka Gas Industri Tbk (Samator Group), mengatakan, “Oksigen yang kami salurkan ke ROGR merupakan
alokasi gas oksigen untuk industri yang kami alihkan untuk medis supaya lebih banyak masyarakat bisa tertolong. Tidak hanya di Jakarta, kami juga siap memperluas inisiatif ke berbagai lokasi di mana pabrik kami berada yang memungkinkan untuk pipanisasi langsung ke fasilitas kesehatan.”

Paban V/Kes Slog TNI Kolonel Ckm dr. Stefanus Dony, mengapresiasi keberadaan ROGR. Menurutnya, ROGR bisa memutus rantai penularan COVID-19 karena pasien dengan gejala ringan yang membutuhkan oksigen bisa dirawat dan menjalani isolasi mandiri di fasilitas ROGR.

“Perawatan bagi pasien Rumah Oksigen Gotong Royong akan disesuaikan dengan panduan Kementerian Kesehatan untuk isolasi dengan gejala ringan. Bila terjadi eskalasi kasus, ROGR juga sudah dilengkapi dengan special care unit yang dilengkapi dengan ventilator dan high flow nasal cannula (HFNC) sehingga bisa diberikan pertolongan sambil menunggu rujukan ke rumah sakit,” ungkap dr. Dony.

Jonathan Sudharta, CEO & Co-Founder Halodoc, menambahkan bahwa melalui aplikasi Halodoc, masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan akses oksigen medis yang dibutuhkan dengan keadaan lebih kondusif karena tidak perlu antri di lokasi. Lewat aplikasi Halodoc ini, masyarakat juga bisa dengan mudah mengetahui ketersediaan tempat tidur, karena data ketersediaan akan diupdate delapan kali sehari.

Informasi lebih lengkap mengenai alur pendaftaran pasien ROGR beserta syarat dan ketentuan bisa dilihat pada infografis di bawah ini.

Infografis Pendaftaran ke Rumah Oksigen Gotong Royong. (Dok. ROGR)
Infografis Pendaftaran ke Rumah Oksigen Gotong Royong. (Dok. ROGR)
Infografis Pelayanan Rumah Oksigen Gotong Royong. (Dok. ROGR)
Infografis Pelayanan Rumah Oksigen Gotong Royong. (Dok. ROGR)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebanyak 27 Persen Pasien Covid-19 di Bantul Meninggal Saat Isoman, Ini Penyebabnya

Sebanyak 27 Persen Pasien Covid-19 di Bantul Meninggal Saat Isoman, Ini Penyebabnya

Jogja | Rabu, 04 Agustus 2021 | 14:55 WIB

Peneliti Buat Metode Baru untuk Prediksi Risiko Kematian Pasien Covid-19

Peneliti Buat Metode Baru untuk Prediksi Risiko Kematian Pasien Covid-19

Health | Rabu, 04 Agustus 2021 | 14:26 WIB

Petugas Klaim 119.753 Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Telah Sembuh

Petugas Klaim 119.753 Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Telah Sembuh

Jakarta | Rabu, 04 Agustus 2021 | 13:33 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB