Studi: Orang yang Vaksinasi Berisiko Kecil Kena Covid-19

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 04 Agustus 2021 | 16:25 WIB
Studi: Orang yang Vaksinasi Berisiko Kecil Kena Covid-19
Ilustrasi Vaksin Covid-19, vaksinasi, pasien Covid-19 (Pexels/Gustavo)

Suara.com - Menurut survei oleh para ilmuwan di Imperial College London dan perusahaan riset pasar Ipsos MORI, orang yang sudah vaksin Covid-19 penuh memiliki risiko virus corona Covid-19 hanya sepertiga.

Studi jangka panjang ini didasarkan pada hasil swab virus corona Covid-19 98.233 orang yang diambil antara 24 Juni hingga 12 Juli 2021.

Mereka menunjukkan 1 dari 160 orang yang terinfeksi virus corona Covid-19, sebanyak 1,21 persen responden belum vaksinasi dan 0.40 persen sudah suntik vaksin Covid-19.

Studi ini juga menemukan orang yang divaksinasi ganda mungkin lebih kecil kemungkinannya untuk menularkan virus corona Covid-19 ke orang lain daripada mereka yang belum vaksinasi.

Tapi, para pejabat dan ilmuwan di Inggris telah mendesak pemerintah melonggarkan semua pembatasan virus corona Covid-19 di Inggris pada 19 Juli 2021, terutama aturan wajib memakai masker di luar maupun di dalam ruangan.

Sebuah dokumen pemerintah AS yang bocor pekan lalu memperingatkan bahwa infeksi virus corona Covid-19 pada orang yang belum vaksinasi cenderung jarang terjadi.

Ilustrasi virus corona covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Kini, Paul Elliott, seorang profesor di Imperial's School of Public Health dan direktur program survei pun mengonfirmasi data penelitian mereka sebelumnya yang menunjukkan bahwa kedua dosis vaksin Covid-19 bisa menawarkan perlindungan terhadap virus corona Covid-19.

"Tapi, kita juga bisa melihat bahwa vaksin Covid-19 tidak 100 persen efektif sehingga seseorang masih memiliki risiko terinfeksi virus corona Covid-19," jelas Paul dikutip dari Times of India.

Jadi, semua orang harus tetap bertindak hati-hati untuk membantu melindungi satu sama lain dan mencegah peningkatan infeksi virus corona Covid-19. Jangan hanya mengandalkan pembatasan sosial saja.

baca juga

Studi dari Imperial Ipsos hingga 12 Juli 2021 menunjukkan bahwa kasus-kasus infeksi virus corona Covid-19 itu terus meningkat secara bertahap dibandingkan bulan sebelumnya meskipun program vaksinasi sudah dijalankan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid-19 Bisa Pengaruhi Siklus Menstruasi, Perhatikan 3 Hal Ini!

Vaksin Covid-19 Bisa Pengaruhi Siklus Menstruasi, Perhatikan 3 Hal Ini!

Health | Rabu, 04 Agustus 2021 | 16:00 WIB

Peneliti Buat Metode Baru untuk Prediksi Risiko Kematian Pasien Covid-19

Peneliti Buat Metode Baru untuk Prediksi Risiko Kematian Pasien Covid-19

Health | Rabu, 04 Agustus 2021 | 14:26 WIB

Ilmuwan Teliti Kapan Ibu Hamil Harus Menerima Dosis Vaksin Kedua

Ilmuwan Teliti Kapan Ibu Hamil Harus Menerima Dosis Vaksin Kedua

Tekno | Rabu, 04 Agustus 2021 | 13:30 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×