Mungkinkah Varian Delta Tingkatkan Risiko Infeksi Ulang? Begini Pendapat Pakar

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 04 Agustus 2021 | 20:31 WIB
Mungkinkah Varian Delta Tingkatkan Risiko Infeksi Ulang? Begini Pendapat Pakar
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, Varian Delta (Unsplash/CDC)

Suara.com - Munculnya virus corona Covid-19 varian Delta yang mendorong infeksi terobosan baru membuat beberapa orang bertanya mengenai dampak strain itu terhadap tingkat infeksi ulang.

Sebelumnya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan bahwa kasus infeksi ulang virus corona Covid-19 lebih rendah pada musim gugur.

Sayangnya, CDC menerbitkan hal itu pada Oktober 2020 ketika program vaksinasi belum berjalan dan varian Delta belum terdeteksi.

Seorang ahli pun memperingatkan bahwa frekuensi infeksi ulang virus corona Covid-19 tergolong sulit dilacak. Kasus ini perlu dideteksi melalui tes virus corona Covid-19.

"Saya menekankan bahwa sangat sulit menemukan bukti berkualitas baik tentang tingkat infeksi ulang, karena membutuhkan hasil dari tes PCR kedua dan urutan virus," kata Dr. Ricardo Franco, MD, Infectious Disease Society of America (IDSA) dikutip dari Fox News.

Dr. Ricardo Franco juga mencatat kesulitan dalam menentukan tingkat risiko seseorang mengalami infeksi ulang atau kemunculan virus corona Covid-19 lagi dalam tubuhnya.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19, Varian Delta. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, Varian Delta. (Pixabay)

Sedangkan, ahli lainnya mendapatkan gambaran jelas dari kasus terobosan dan menyebar tanpa gejala.

Orang yang sudah vaksin Covid-19 dan terinfeksi virus corona Covid-19 tanpa gejala masih bisa menularkan virusnya ke orang lain.

Tapi, penutupan layanan pengujian virus corona Covid-19 massal dan penurunan aksesibilitas di luar jam kerja meningkatkan risiko banyak kasus infeksi ulang yang tak terdeteksi.

baca juga

Dr. Yehezkiel Emanuel, MD, PhD, wakil rektor untuk inisiatif global di University of Pennsylvania dan co-direktur lembaga transformasi kesehatan, menyebut kasus infeksi ulang tanpa gejala sebagai kelompok yang mengkhawatirkan.

Mereka memperingatkan bahwa minimnya pengawasan yang tepat akan sulit untuk memantau dan mendeteksi varian virus corona yang berpotensi berkembang dan berbahaya.

Franco juga mencatat bahwa ada banyak dampak varian Delta pada kekebalan alami dalam tubuh yang belum dipahami semua orang.

Ia mengatakan ada beberapa indikasi bahwa kekebalan alami memberikan tingkat perlindungan yang lebih rendah daripada kekebalan yang terbentuk setelah vaksinasi.

Tapi, seberapa rendah tingkat kekebalan alami setelah infeksi virus corona ini belum jelas. Saat ini, CDC masih aktif bekerja untuk mempelajari lebih lanjut tentang infeksi ulang virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta-Fakta Corona Varian Delta Plus, Gejala Hingga Cara Mencegahnya

Fakta-Fakta Corona Varian Delta Plus, Gejala Hingga Cara Mencegahnya

Health | Senin, 02 Agustus 2021 | 20:59 WIB

Daftar Varian Corona Terbaru dari Lambda hingga Delta Plus

Daftar Varian Corona Terbaru dari Lambda hingga Delta Plus

Health | Senin, 02 Agustus 2021 | 20:36 WIB

Awas! Covid-19 Varian Delta Berbahaya Bagi Ibu Hamil, Ini Saran dari Pakar

Awas! Covid-19 Varian Delta Berbahaya Bagi Ibu Hamil, Ini Saran dari Pakar

Jawa Tengah | Senin, 02 Agustus 2021 | 21:00 WIB

Terkini

63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang

63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:07 WIB

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Analis Politik Ungkap Peluang Besar Dedi Mulyadi Menuju Pilpres 2029

Analis Politik Ungkap Peluang Besar Dedi Mulyadi Menuju Pilpres 2029

Video | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Membangun Literasi Finansial Sejak Dini Melalui BRImo Junior

Membangun Literasi Finansial Sejak Dini Melalui BRImo Junior

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik

Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:15 WIB

×