Jangan Salah kaprah, Bayi Menangis Tidak Selalu Karena Lapar

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 05 Agustus 2021 | 09:25 WIB
Jangan Salah kaprah, Bayi Menangis Tidak Selalu Karena Lapar
Ilustrasi bayi menangis. [Shutterstock/Nikkos]

Suara.com - Bayi memangis adalah hal yang lumrah. Menangis merupakan salah satu cara bayi mengekspresikan rasa tidak nyaman, entah karena lapar, mengantuk, atau sakit. Namun, masih banyak ibu yang menganggap bahwa bayi menangis selalu merupakan pertanda lapar.

Padahal, menurut dokter spesialis anak dr. Dimple Gobind Nagrani, Sp.A., tidak semua tangisan bayi menandakan bahwa perutnya lapar.

"Kalau memang anak nangis, berarti dia tidak nyaman. Tidak nyaman bukan berarti lapar. Tidak nyaman bisa saja karena anak ini ingin sendawa, bedongnya gatal, atau suhu ruangan terlalu dingin. Atau dia baru pipis atau dia baru pup. Sebetulnya banyak sekali," kata dokter Dimple dalam siaran langsung Instagram Pekan ASI bersama Mother and Baby, Kamis (5/8/2021).

Akan tetapi, bayi memang akan langsung berhenti menangis dan mau minum ASI jika ditempelkan ke payudara. Namun, menurut dokter Dimple, sikap tersebut sebenarnya refleks bayi untuk menyusui.

Bayi yang sebenarnya belum lapar justru mendapatkan 'bonus' ASI dari ibunya. Akibatnya, berat badan bayi kemungkinan akan naik terlalu cepat dan tidak sesuai dengan usianya.

"Nanti yang kita lihat adalah salah satu bulan pas datang untuk vaksin, kita timbang berat badannya tiba-tiba naiknya sudah 1,8 kilo yang sebenarnya normalnya 800-1200, tapi ini udah mau 2 kilo," ucapnya.

Dampaknya juga bisa dirasakan ibu yang mengira ASI-nya tidak cukup lantaran bayinya seringkali menangis, padahal bukan karena lapar. Dokter Dimple mengingatkan, memang perlu lebih sering latihan untuk membedakan penyebab setiap tangisan bayi.

Ia menyarankan, ketika bayi menangis, sebaiknya ibu memeriksa dulu kondisi dan lingkungan sekitar bayi. Memeriksa popoknya, tempat tidurnya, bahkan juga suhu ruangan. Selain itu, juga penting untuk mencatat waktu menyusui bayi.

Menurutnya, sebaiknya bayi dijadwalkan minum ASI setiap 3 jam sekali. Dan ketika waktu bayi menyusui langsung, pastikan ia meminum ASI hingga payudara kosong.

baca juga

"Jadi kalau anak baru saja menyusui dan dia sudah mendapatkan ASI yang cukup karena kita sudah merasa payudara sudah kosong, itu kalau dia nangis dalam waktu dua jam jangan dianggap lapar. Kalau masih 2 jam, ada something, nih. Coba gendong dulu, lihat dulu popoknya, pastikan ruangnya tidak terlalu dingin atau tidak terlalu panas," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Tegaskan, Pandemi Tak Pengaruhi Angka Bayi Lahir Mati dan Prematur

Peneliti Tegaskan, Pandemi Tak Pengaruhi Angka Bayi Lahir Mati dan Prematur

Health | Rabu, 04 Agustus 2021 | 17:30 WIB

Payudara Lecet Masih Sering Dialami Ibu Menyusui, Ini Kunci Menghindarinya

Payudara Lecet Masih Sering Dialami Ibu Menyusui, Ini Kunci Menghindarinya

Health | Selasa, 03 Agustus 2021 | 13:05 WIB

WHO Sebut ASI Jadi Vaksin Pertama Bagi Bayi

WHO Sebut ASI Jadi Vaksin Pertama Bagi Bayi

Kaltim | Selasa, 03 Agustus 2021 | 07:56 WIB

Terkini

4 Tahun Mangkrak Usai Kebakaran, Pramono Buka Pintu bagi Investor Rombak Jakarta Islamic Centre

4 Tahun Mangkrak Usai Kebakaran, Pramono Buka Pintu bagi Investor Rombak Jakarta Islamic Centre

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:24 WIB

Sampah Menggunung 2 Meter di Rusun Waduk Pluit, Pramono Target Bakal Beres 10 Hari

Sampah Menggunung 2 Meter di Rusun Waduk Pluit, Pramono Target Bakal Beres 10 Hari

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:22 WIB

D.O. EXO Diincar jadi Pemeran Utama Drama Zombie Unik We Are the Zombies

D.O. EXO Diincar jadi Pemeran Utama Drama Zombie Unik We Are the Zombies

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:18 WIB

Dokter Tifa Optimis Eksepsi Diterima Hakim: Allah Bersama dengan Kami

Dokter Tifa Optimis Eksepsi Diterima Hakim: Allah Bersama dengan Kami

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:16 WIB

Selat Hormuz Diwarnai Perang Besar AS-Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam!

Selat Hormuz Diwarnai Perang Besar AS-Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam!

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:14 WIB

Jangan Buang Minyak Bekas ke Wastafel! Ini Dampaknya

Jangan Buang Minyak Bekas ke Wastafel! Ini Dampaknya

Sumut | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:10 WIB

'Penyakit Mematikan' Argentina: Mengapa Inggris dan Lawan Lainnya Selalu Runtuh di Menit Akhir?

'Penyakit Mematikan' Argentina: Mengapa Inggris dan Lawan Lainnya Selalu Runtuh di Menit Akhir?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:09 WIB

Wajah Oval Berhijab Makin Cantik dengan 5 Model Kacamata Ini, Anti Pusing dan Tetap Stylish!

Wajah Oval Berhijab Makin Cantik dengan 5 Model Kacamata Ini, Anti Pusing dan Tetap Stylish!

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:09 WIB

ITS Uji Coba Traktor Perahu Listrik, Jawab Tantangan Bertani di Lahan Gambut

ITS Uji Coba Traktor Perahu Listrik, Jawab Tantangan Bertani di Lahan Gambut

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:01 WIB

Plot Twist Film Forgotten Ternyata Lebih Gelap dari Sekadar soal Penculikan

Plot Twist Film Forgotten Ternyata Lebih Gelap dari Sekadar soal Penculikan

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:00 WIB

×