Dokter Reisa Bagikan Tips Bagi Bumil yang Hendak Vaksinasi Covid-19, Simak di Sini!

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 05 Agustus 2021 | 11:12 WIB
Dokter Reisa Bagikan Tips Bagi Bumil yang Hendak Vaksinasi Covid-19, Simak di Sini!
Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Ibu hamil atau bumil kini masuk prioritas yang mendapatkan vaksinasi Covid-19. Hanya saja, banyak bumil yang masih ragu untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Menyadari hal tersebut, dokter Reisa Broto Asmoro memberikan tips bagi bumil yang masih ragu mendapat vaksinasi.

"Tips bagi ibu hamil yang ingin mendapatkan vaksinasi Covid-19 pertama, konsultasi keinginan tersebut kepada dokter kandungan atau bidan. Kedua pastikan semua prasyarat dasar kita penuhi sebelum pergi ke fasilitas vaksin," kata dokter Reisa dalam konferensi pers daring, Rabu (4/8/2021) kemarin.

Saat sudah tiba di pos vaksinasi, bumil juga harus memastikan tidak sedang demam atau suhu tubuh dibawah 37, 5 derajat.

Pun dengan tensi darah harus di bawah 140/90 mmHg, usia kehamilan minimal 13 minggu atau masuk trisemester kedua.

Dokter Reisa menjelaskan, syarat usia janin diperlukan karena pada trisemester kedua umumnya bayi dalam rahim sudah lebih kuat.

Rata-rata berat bayi dalam kandungan sudah mencapai 4,2 gram dengan panjang mencapai 9 sentimeter. Tulang dan tengkorak juga semakin mengeras dan kemampuan mendengar semakin meningkat.

"Dari itu dianjurkan vaksinasi dilakukan setelah usia 13 minggu dan carilah informasi lebih lanjut melalui situs kemkes.go.id atau langsung kontak 119 extension 9," imbuhnya.

Prinsip program vaksinasi Covid-19 sebenarnya melindungi warga Indonesia sebanyak-banyaknya dalam waktu secepat mungkin, kata dokter Reisa. Jumlah orang yang tervaksinasi sebanyak mungkin menjadi kata kunci wabah virus corona bisa dikendalikan.

Ia juga menekankan bahwa vaksinasi harus merata diberikan dan saat ini juga semua orang sudaj bisa mendapatkan vaksin Covid-19 tanpa syarat administrasi yang merepotkan.

"Bahkan mereka yang belum mendapatkan nomor induk kependudukan pun dibolehkan menerima vaksin Covid-19," ucap dokter Reisa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Bersiap Terima 3 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Asal Prancis

Indonesia Bersiap Terima 3 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Asal Prancis

News | Kamis, 05 Agustus 2021 | 10:36 WIB

WHO Minta Pemberian Vaksin Booster Dosis Ketiga Covid-19 Dihentikan Hingga September

WHO Minta Pemberian Vaksin Booster Dosis Ketiga Covid-19 Dihentikan Hingga September

Health | Kamis, 05 Agustus 2021 | 10:55 WIB

Apa Gunanya Vaksinasi Covid-19 Bila Tetap Bisa Tertular? Ini Penjelasan Pakar

Apa Gunanya Vaksinasi Covid-19 Bila Tetap Bisa Tertular? Ini Penjelasan Pakar

Video | Kamis, 05 Agustus 2021 | 10:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB