Benarkah Pakai Topi Bisa Sebabkan Rambut Rontok? Begini Menurut Ahli

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 05 Agustus 2021 | 19:00 WIB
Benarkah Pakai Topi Bisa Sebabkan Rambut Rontok? Begini Menurut Ahli
Ilustrasi topi (unsplash/palon)

Suara.com - Rambut rontok mungkin bukan termasuk masalah kesehatan serius, tapi cukup mengganggu penampilanjika berpotensi menyebabkan kebotakan. Kerontokan rambut atau alopecia androgenik ini bisa terjadi pada pria maupun wanita.

Tapi, kebotakan akibat rambut rontok paling sering terjadi pada pria. Walaupun, beberapa wanita juga bisa mengalami kebotakan pola akibat rambut rontok.

Dalam kedua kasus itu, genetikan memainkan peran paling signifikan. Tetapi, beberapa aktivitas juga bisa berkontribusi pada rambut rontok yang menyebabkan kebotakan.

Contohnya dilansir dari Express, kebiasaan memakai topi mungkin berkontribusi pada kebotakan. Sebenarnya, hubungan antara kebiasaan memakai topi dan kerontokan rambut belum terbukti.

Tapi, orang-orang mungkin berpikir pakai topi bisa memberi perlindungan bagi mereka yang berisiko mengalami kerontokan rambut. Sehingga, topi bisa menyamarkan atau menyembunyikan kebotakannya. Hal ini berkesan bahwa kebiasaan dan masalah rambut rontok saling berhubungan.

Ilustrasi rambut rontok. (freepik.com)
Ilustrasi rambut rontok. (freepik.com)

Pada kenyataannya, para ahli tidak yakin bahwa kebiasaan memakai topi berkontribusi sebagai penyebab alopecia androgenik atau rambut rontok.

Dr Hayley Goldbach, seorang dokter kulit di UCLA Health, mengatakan itu bukan kekhawatiran yang nyata.

Para ahli sepakat bahwa tekanan yang konsisten pada kepala bisa menarik rambut keluar. Kebiasaan mengucir rambut, memakai jepit atau mengepang rambut justru bisa menyebabkan kerontokan rambut.

Dalam hal ini, memakai topi ketat yang menarik rambut ke belakangbisa mengeluarkan folikel dari kulit kepala.

baca juga

Tapi, efek dari pemakaian topi yang ketat dan mengepang rambut bisa berbeda-beda pada setiap orang.

Indikator utama kemungkinan seseorang mengembangkan alopecia androgenik terletak pada keluarga mereka.

Genetika salah satu prediktor garis rambut seseorang dan gen kerontokan rambut terjadi dengan cara tertentu.

Manusia memiliki dua kromosom, baik dua dari varietas X atau satu X dan satu Y. Pola kebotakan adalah gen yang berada pada kromosom X dan diturunkan melalui ibu, yang mendapatkan salah satu kromosomnya dari ayahnya.

Pada wanita, kromosom ini resesif dan lebih dominan pada pria. Artinya, pria yang memiliki kromosom X lebih berisiko mengalami kebotakan.

Pria dengan satu kromosom dari ibu memiliki peluang 66 persen untuk mengalami kebotakan. Sedangkan, wanita yang memiliki dua kromosom X lebih berisiko mengalami kerontokan rambut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Rambut Rontok Wajib Diketahui Pria Dewasa, Ini Solusinya

Penyebab Rambut Rontok Wajib Diketahui Pria Dewasa, Ini Solusinya

Bogor | Senin, 21 Juni 2021 | 15:23 WIB

4 Bahan Alami Untuk Mengurangi Rambut Rontok, Simpel Banget!

4 Bahan Alami Untuk Mengurangi Rambut Rontok, Simpel Banget!

Your Say | Kamis, 27 Mei 2021 | 15:55 WIB

Mengenal Methorexate, Obat Autoimun yang Berefek Rambut Rontok Seperti Ashanty

Mengenal Methorexate, Obat Autoimun yang Berefek Rambut Rontok Seperti Ashanty

Health | Kamis, 27 Mei 2021 | 16:00 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×